Abu Jenazah Yu Menglong Dikabarkan Telah Kembali ke Kampung Halaman

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Kasus kematian aktor Tiongkok Yu Menglong yang jatuh dari sebuah gedung terus menjadi sorotan publik, dengan berbagai teori berseliweran namun sulit diverifikasi kebenarannya. Salah satu titik perhatian kini tertuju pada keberadaan sang ibunda.

Pada 24 September lalu, seorang sahabat Yu Menglong terlihat di Xinjiang. Ia dikabarkan menemani ibunda sang aktor untuk pulang ke kampung halaman sambil membawa abu jenazahnya. Banyak warganet meninggalkan pesan belasungkawa dengan menuliskan, “Urumqi, kampung halamannya, dia sudah pulang.”

Dua hari kemudian, pada 26 September, sahabat lain Yu Menglong, Li Xiaolan, menuliskan sebuah unggahan di Weibo: “9.24 Hujan, sisa hari cerah,” disertai beberapa foto Kuil Patung Buddha Hongguangshan di Urumqi. Meski tidak menyebutkan nama Yu secara langsung, publik luas menafsirkan unggahan tersebut sebagai simbol kembalinya abu Yu Menglong ke tanah kelahirannya untuk beristirahat selamanya.

- Advertisement -

Di sisi lain, sempat beredar rumor bahwa sang ibu menandatangani sebuah surat permintaan maaf dan bahkan sempat “menghilang” untuk sementara waktu. Namun hingga kini kabar tersebut belum pernah mendapat konfirmasi resmi.

Perhatian terhadap kasus ini tidak hanya datang dari dalam negeri, tetapi juga merambah ke mancanegara. Ribuan warganet terus membanjiri media sosial dengan pesan duka dan tuntutan akan kebenaran. Media internasional seperti BBC turut menyoroti kasus ini. Lebih dari 150.000 orang bahkan telah menandatangani petisi di situs AVAAZ, mendesak kepolisian agar secara resmi membuka kasus serta memublikasikan detailnya. Tekanan publik yang semakin besar ini menunjukkan dampak luas yang ditimbulkan oleh kasus tragis kematian Yu Menglong.

Sumber: World Journal

- Advertisement -
TAGGED:
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted