Liu Yuning Jelaskan Alasan Tolak Pemotretan Majalah: Tak Mau Fansnya Jadi Korban ‘Pemerasan’ Industri Hiburan

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Penyanyi dan aktor Liu Yuning kembali jadi bahan perbincangan di Weibo pada Rabu, 8 Oktober setelah penjelasannya tentang alasan tidak ingin lagi melakukan pemotretan majalah menjadi viral. Melalui siaran langsung, Liu Yuning menyebut keputusannya bukan sekadar soal preferensi pribadi, melainkan bentuk sikap terhadap apa yang ia anggap sebagai praktik “割韭菜” — istilah populer di Tiongkok yang berarti “memeras” atau “menyedot uang” dari penggemar lewat pola konsumsi yang terselubung.

Menurut Liu Yuning, banyak artis dan perusahaan hiburan memanfaatkan antusiasme fans dengan menjual edisi majalah terbatas, bonus foto acak, atau kartu koleksi untuk mendorong pembelian massal. Ia mengaku pernah melihat bagaimana beberapa penggemar artis lain, setelah berhenti mendukung idolanya, akhirnya menjual puluhan majalah yang menumpuk di rumah dengan harga sangat murah. Fenomena itu, katanya, terasa menyakitkan.

“Saya pernah lihat fans menjual dua puluh atau tiga puluh majalah hanya untuk mengosongkan rumah. Mereka dulu beli dengan semangat, tapi akhirnya cuma menyesal. Saya tidak mau fans saya mengalami hal seperti itu,” ujar Liu Yuning. “Saya tidak ingin mereka membeli barang hanya karena nama saya ada di sampulnya.”

- Advertisement -

Keputusan menolak pemotretan majalah ini sejalan dengan prinsip pribadi yang selama ini dipegangnya, yakni “tiga tidak” (三不原则): tidak menjual produk lewat siaran langsung, tidak menerima pertunjukan komersial berlebihan, dan merilis musik secara gratis.

Penjelasan soal “musik gratis” ini sempat menimbulkan pertanyaan di kalangan penggemar. Namun, Liu Yuning menegaskan bahwa ia tetap aktif merilis lagu-lagu baru—baik untuk drama yang ia bintangi maupun proyek musik solonya. Yang ia maksud dengan “gratis” adalah menolak menjadikan musik sebagai alat komersialisasi berlebihan. Ia tidak ingin penggemar harus membeli versi fisik, album spesial, atau merchandise eksklusif yang sering digunakan artis lain untuk memancing penjualan. Lagu-lagunya dapat dinikmati secara bebas melalui platform streaming, tanpa mendorong pembelian tambahan.

“Saya ingin orang mendengarkan lagu saya karena mereka suka, bukan karena harus mengeluarkan uang untuk membuktikan dukungan,” katanya.

- Advertisement -

Sikap tegas Liu Yuning ini memicu beragam reaksi di Weibo. Sebagian besar netizen memujinya karena berani menolak sistem ekonomi penggemar yang selama ini dianggap mendorong perilaku konsumtif dan manipulatif. “Dia benar-benar menghargai fansnya. Tidak semua artis bisa punya keberanian seperti ini,” tulis salah satu komentar yang mendapat banyak likes.

Namun, tidak semua setuju. Beberapa pengguna menilai ucapannya seolah menyindir artis lain yang masih rutin tampil di majalah. “Kenapa rasanya dia seperti menjelekkan semua artis yang masih foto majalah?” tulis seorang pengguna di kolom diskusi.

Pendukung Liu Yuning segera membalas dengan nada keras. “Kalau artis lain mau foto, silakan. Tapi Liu Yuning memilih cara lain karena dia tidak mau fansnya mengeluarkan uang sia-sia. Itu urusan dia dan fans-nya sendiri,” ujar salah satu komentar yang kini ikut viral.

Bagi banyak orang, keputusan Liu Yuning ini memperkuat citranya sebagai “反骨仔” — istilah Tiongkok yang berarti seseorang yang berani melawan arus industri hiburan arus utama. Ia tak hanya menolak mengikuti tren konsumtif, tapi juga berusaha menata ulang hubungan antara artis dan penggemar agar lebih sehat dan setara.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments