LayarHijau.com – Agensi tempat mendiang aktor Yu Menglong bernaung, Tianyu Media, kini menjadi pusat perhatian publik setelah terungkap bahwa perusahaan tersebut merupakan satu-satunya agensi artis milik pemerintah di China. Dengan latar belakang kuat yang mencakup jaringan politik, bisnis, hingga hiburan, Tianyu Media kini berada di bawah sorotan tajam usai kematian misterius sang aktor.
Menurut pemberitaan Star EBC, kematian Yu Menglong membuat publik kembali menelusuri catatan kelam yang melibatkan sejumlah artis Tianyu Media sejak 2006. Banyak di antaranya meninggal secara mendadak atau di bawah keadaan misterius. Kasus pertama terjadi pada Tan Beixi yang tewas dalam kecelakaan mobil pada 2006, disusul Shang Yubo (2011), Bian Ce (2015), Benxi (2016), Ren Jiao (2017), dan Yu Menglong (2025) — seluruhnya dikabarkan jatuh dari gedung. Polisi menyebut kematian Ren Jiao dan Yu Menglong sebagai kasus “minum alkohol lalu terjatuh”.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Selain itu, sejumlah artis lain dari agensi yang sama dikonfirmasi meninggal karena bunuh diri, di antaranya Qiao Renliang (2016), Cai Zhong (2020), dan Lv Jiarong yang menghilang sejak 2019 dan belum ditemukan hingga kini. Rangkaian kematian tersebut menimbulkan tanda tanya besar di kalangan netizen mengenai kondisi internal di balik agensi milik negara tersebut.
Sementara itu, Mango Super Media, perusahaan induk Tianyu Media, ikut terseret dalam badai. Perusahaan ini membawahi berbagai lini bisnis, termasuk platform video daring Mango TV, produksi konten hiburan interaktif, dan e-commerce berbasis konten. Sejak kabar kematian Yu Menglong mencuat, harga saham Mango Super Media anjlok drastis. Hingga penutupan perdagangan pada 9 Oktober, saham perusahaan tersebut turun 6,68%, sementara jumlah pemegang saham berkurang 15.400 akun dibanding periode sebelumnya pada 31 Agustus.
Kondisi ini semakin memanas ketika dewan direksi Mango Super Media mengumumkan pengunduran diri Wakil General Manager, Luo Zejun, pada 10 Oktober. Dalam laporan resmi, perusahaan menyebut alasannya adalah “penyesuaian penugasan kerja”. Namun publik menilai waktu pengunduran dirinya yang bertepatan dengan merebaknya skandal ini menimbulkan banyak spekulasi.
Diketahui, Luo Zejun pernah menjabat sebagai Direktur Departemen Keamanan Stasiun TV Ekonomi Hunan, Wakil Direktur Kanal Urban Hunan Radio and Television Station, serta Wakil GM Eksekutif di Hunan Radio, Film and Television Property Management Center. Ia bergabung dengan Mango Super Media sejak 4 Juli 2022. Kini, setelah situasi perusahaan kian tidak menentu, Luo memilih mundur sepenuhnya tanpa memegang jabatan apa pun.
Netizen di Weibo berspekulasi bahwa keputusan tersebut merupakan upaya Luo untuk “menjauh dari pusaran lumpur” dan memutus hubungan sebelum badai makin besar. Sementara publik menanti klarifikasi resmi, nama Tianyu Media terus menjadi bahan perbincangan hangat di seluruh platform media sosial Tiongkok.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


