LayarHijau.com – Drama China Royal Betrothal (御廷谣) yang dibintangi Wu Jinyan dan Chen Zheyuan akhirnya menayangkan episode terakhir pada 12 Agustus 2026. Kisah Meng Tinghui dan Ying Gua pun mendapatkan penyelesaian setelah melewati berbagai konflik politik, rahasia masa lalu, hingga ancaman dari kelompok yang ingin menghidupkan kembali Zhongwan. Secara garis besar, kisah cinta keduanya memang berakhir bahagia, meski ending drama ini tetap memicu perdebatan di kalangan penonton Tiongkok.
PERINGATAN SPOILER: Artikel ini membahas ending dan sejumlah detail penting dalam episode terakhir Royal Betrothal.
Dalam episode terakhir, Meng Tinghui (Wu Jinyan) akhirnya mengetahui identitas aslinya. Ia ternyata merupakan Putri Zhongwan dari dinasti sebelumnya. Identitas tersebut terungkap setelah Meng Tinghui melihat tanda berbentuk burung hitam di punggungnya dan ingatan tentang masa lalunya kembali.
Ternyata, Meng Tinghui bukan satu-satunya karakter yang memiliki hubungan dengan dinasti lama. Yin Qing (Liang Yongqi), orang yang selama ini berada di dekatnya di Chaowen Academy, juga merupakan bagian dari kelompok sisa Zhongwan. Ia mendirikan Blood Moon Society dengan tujuan menghidupkan kembali Zhongwan dan diam-diam menjalankan rencana tersebut dari balik layar.
Yin Qing kemudian berusaha memanfaatkan pernikahan Meng Tinghui dan Ying Gua (Chen Zheyuan) untuk melancarkan balas dendam. Pada hari pernikahan, ia menggunakan dupa yang membuat Meng Tinghui kehilangan kendali dan berharap perempuan tersebut akan menyerang Ying Gua.
Adegan tersebut sempat membuat kisah cinta Meng Tinghui dan Ying Gua terlihat akan berakhir tragis. Meng Tinghui bahkan benar-benar menusukkan pisau ke dada Ying Gua sehingga situasi tampak seolah-olah keduanya telah saling berbalik melawan satu sama lain.
Namun, semuanya ternyata merupakan bagian dari rencana yang sudah disusun Meng Tinghui dan Ying Gua.
Meng Tinghui sebenarnya telah mengetahui rencana Blood Moon Society dan memilih bekerja sama dengan Ying Gua. Setelah mengenal sang kaisar lebih dekat, ia menyadari bahwa Ying Gua merupakan penguasa yang benar-benar memikirkan rakyat. Karena itu, Meng Tinghui tidak lagi ingin menghidupkan kembali Zhongwan.
Keduanya kemudian menjalankan siasat untuk memancing anggota Blood Moon Society keluar. Meng Tinghui berpura-pura masih berada di bawah pengaruh obat hingga kelompok tersebut menampakkan diri. Setelah rencana berhasil, ia menghancurkan tanda yang menjadi simbol identitas Zhongwan di depan mereka dan meminta pasukan untuk menyerah.
Ying Gua juga memberikan jalan keluar bagi masyarakat Zhongwan. Ia menghapus status budak bagi warga Zhongwan dan memberikan mereka kesempatan untuk masuk militer serta mengikuti ujian kekaisaran. Sang kaisar bahkan menjanjikan agar Zhongwan dapat memiliki wilayah khusus di dalam kekaisaran.
Dengan berakhirnya konflik tersebut, hubungan Meng Tinghui dan Ying Gua akhirnya mendapatkan kepastian. Namun, mereka tidak langsung menjalani kehidupan bersama di istana.
Meng Tinghui memilih meninggalkan pemerintahan selama tiga tahun karena merasa masih memiliki urusan yang harus diselesaikan. Setelah keadaan kembali stabil, Ying Gua kemudian mencari Meng Tinghui dan akhirnya menemukannya sedang mendirikan sekolah swasta untuk mengajar anak-anak.
Pertemuan kembali tersebut menjadi penutup kisah cinta mereka. Ying Gua dan Meng Tinghui akhirnya kembali bersama, sehingga secara keseluruhan kisah pasangan utama Royal Betrothal dapat dikategorikan sebagai happy ending. Media Tiongkok juga menggambarkan alur utama mereka sebagai pasangan yang akhirnya bersatu kembali setelah melewati berbagai ujian.
Meski demikian, ending tersebut tidak sepenuhnya memuaskan penonton Tiongkok. Salah satu kritik yang banyak muncul berkaitan dengan perubahan arah cerita Meng Tinghui.
Pada bagian awal, Meng Tinghui diperkenalkan sebagai perempuan dari kalangan bawah yang berjuang keras hingga menjadi perempuan pertama yang meraih gelar juara dalam ujian kekaisaran. Perjuangan dan kecerdasannya menjadi salah satu daya tarik utama Royal Betrothal.
Namun, memasuki bagian akhir, cerita justru semakin banyak memasukkan unsur identitas dari dinasti lama, sisa-sisa kelompok Zhongwan, rencana balas dendam, hingga rahasia masa lalu. Sejumlah penonton Tiongkok menilai rangkaian konflik tersebut membuat cerita kehilangan fokus dibandingkan premis awalnya.
Porsi Ying Gua yang semakin berkurang juga menjadi persoalan bagi penggemar Chen Zheyuan. Karakter sang kaisar dinilai tidak mendapatkan porsi yang sebanding dengan statusnya sebagai pemeran utama pria. Bahkan, sebelumnya sempat muncul pembicaraan di kalangan penggemar mengenai minimnya waktu tampil Chen Zheyuan dalam beberapa episode.
Kritik terhadap penyelesaian cerita juga semakin kuat karena sejumlah penonton Tiongkok merasa beberapa konflik diselesaikan terlalu cepat. Ada pula yang menyoroti penggunaan adegan kilas balik dalam episode terakhir serta penyuntingan yang dinilai membuat alur terasa terputus-putus.
Di sisi lain, hubungan Meng Tinghui dan Ying Gua tetap menjadi bagian yang mendapatkan respons positif. Setelah melewati hubungan yang awalnya sebatas rekan seperjuangan dan kemudian berkembang menjadi pasangan, keduanya akhirnya memilih tetap bersama meski sempat terpisah selama tiga tahun.
Dengan demikian, jika pertanyaannya adalah apakah kisah cinta Wu Jinyan dan Chen Zheyuan dalam Royal Betrothal berakhir bahagia, jawabannya adalah ya. Meng Tinghui dan Ying Gua berhasil melewati konflik terakhir, kembali bertemu setelah tiga tahun berpisah, dan mendapatkan akhir yang bahagia.
Namun, happy ending untuk pasangan utama tidak serta-merta membuat seluruh ending Royal Betrothal diterima dengan baik. Sejumlah penonton Tiongkok tetap mempermasalahkan perkembangan cerita di bagian akhir, terutama perubahan arah karakter Meng Tinghui, konflik masa lalu yang dianggap terlalu banyak, serta porsi Ying Gua yang dinilai semakin sedikit.
Pada akhirnya, Royal Betrothal menutup kisah utamanya dengan reuni Meng Tinghui dan Ying Gua, tetapi perjalanan menuju akhir tersebut justru menjadi bagian yang paling banyak diperdebatkan oleh penggemar Tiongkok.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

