LayarHijau.com – Persaingan di box office Jepang akhir pekan lalu menampilkan kejutan besar, saat Jujutsu Kaisen: Execution berhasil menyalip Predator: Badlands di posisi puncak. Film yang menghadirkan kembalinya Yuji Itadori ini meraih keuntungan sebesar $4,15 juta (sekitar Rp72 miliar) untuk periode 7–9 November, sementara film Predator hanya mencatatkan sedikit lebih dari $1,6 juta (sekitar Rp28 miliar) di Jepang.
Menariknya, bukan hanya Predator yang kalah, karena film live-action Jepang Bakudan juga tampil menonjol di chart debutnya, membuktikan bahwa produksi lokal tetap memiliki daya tarik besar di pasar domestik.
Tahun 2025 memang menjadi tahun yang penting untuk anime di layar lebar. Studio MAPPA sebelumnya telah sukses besar dengan Chainsaw Man The Movie: The Reze Arc, yang meraup lebih dari $150 juta (sekitar Rp2,6 triliun) secara global. Walaupun Jujutsu Kaisen: Execution kemungkinan tidak akan menyamai angka tersebut, antusiasme penggemar terlihat jelas dari respons positif di Jepang.
Film Execution sendiri merupakan kompilasi dari dua alur cerita utama dalam anime Jujutsu Kaisen, yaitu Shibuya Incident Arc dan Culling Game yang akan datang. Untuk penggemar di Amerika Utara, film ini baru akan tayang pada 5 Desember, sekaligus menampilkan dua episode pertama dari musim ketiga anime yang akan dimulai Januari mendatang.
Dalam cerita, Yuji Itadori menghadapi situasi yang berat. Kebangkitan Sukuna di Shibuya dan pembunuhan massal membuat sekolahnya mengeluarkan perintah eksekusi terhadap Yuji. Eksekutor yang ditunjuk adalah Yuta Okkotsu, bintang Jujutsu Kaisen 0, dan kini Yuji harus melarikan diri dari pahlawan maupun penjahat, menghadapi masalah yang jauh lebih kompleks dari sebelumnya.










