LayarHijau.com – WeTV menegaskan komitmennya untuk terus berkembang sebagai layanan streaming terdepan di kawasan Asia Tenggara, dengan Indonesia menjadi salah satu pusat pertumbuhan strategis. Dalam acara WeTV Always More 2026 yang digelar di Jakarta pada Rabu (26/11), jajaran pimpinan WeTV memaparkan fokus besar mereka dalam penguatan konten regional sekaligus peningkatan investasi di pasar lokal.
Vice President of Tencent Video, Jeff Han, menyampaikan bahwa pesatnya perkembangan konsumsi konten digital di Indonesia menjadi salah satu faktor kunci yang memengaruhi arah strategi Tencent Video di Asia Tenggara.
“Ekspansi Tencent Video di Asia Tenggara berangkat dari pemahaman bahwa kawasan ini sangat dinamis dan memiliki audiens yang haus hiburan digital. Dari seluruh negara kawasan, Indonesia memperlihatkan performa yang paling signifikan. Potensi ini bukan hanya terlihat dari sisi jumlah pengguna, tetapi juga dari bagaimana masyarakat Indonesia merespons konten lintas negara dan lokal,” jelas Jeff Han. Ia menegaskan Indonesia akan tetap menjadi prioritas jangka panjang Tencent Video.
Director of Tencent Video Overseas Business sekaligus Head of WeTV, Juan Xiang, menambahkan bahwa keberhasilan WeTV dalam menghadirkan drama premium menjadi kekuatan inti platform tersebut.
“Pemahaman selera lokal menjadi dasar pengembangan konten WeTV. Operasi di banyak negara membuat tim dapat melihat tren tertinggi setiap pasar. Pengalaman itu, kemudian dibagikan untuk negara-negara di Asia Tenggara seperti Thailand dan Indonesia untuk membuka peluang pengembangan konten baru,” ujar Juan.
Dengan basis penonton yang terus meluas serta performa konten yang kian kuat, WeTV menargetkan mempertahankan posisinya sebagai rumah hiburan Asia pilihan utama masyarakat Indonesia.
WeTV Siapkan Lebih Banyak Seri Original Indonesia
Country Head of WeTV Indonesia, Febriamy Hutapea, menekankan bahwa dukungan talenta kreatif lokal menjadi kunci pertumbuhan WeTV di Tanah Air. Indonesia disebut memiliki banyak kreator berkualitas dan ekosistem industri yang semakin kompetitif.
Hingga saat ini, WeTV Indonesia telah merilis lebih dari 50 original series lokal, dan kerja sama dengan kreator, penulis, sutradara hingga rumah produksi akan terus diperluas.
“Kami melihat bahwa kekuatan WeTV di Indonesia tidak hanya terletak pada konten premium dari luar negeri, tetapi juga pada kemampuan kami menghadirkan cerita lokal dengan kualitas produksi yang terus meningkat. WeTV terus bertumbuh dengan kolaborasi dengan brand dan partner dan seluruh ekosistem dengan produksi konten lokal,” ujar Febriamy.
Ia juga mengumumkan bahwa pada awal 2026, WeTV akan menghadirkan 10 judul original series terbaru.
“Secara geografis WeTV telah menjangkau seluruh Indonesia. Sebagian besar pengguna berasal dari Pulau Jawa, tetapi yang pertumbuhan besar justru datang dari luar Pulau Jawa seperti Sumatera, Kalimantan dan Indonesia bagian timur. WeTV juga sangat kuat di segmen anak muda dan dewasa muda, sebanyak 60% dari penonton WeTV adalah perempuan,” tambahnya.
Dengan potensi pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, peningkatan daya beli konsumen, serta dukungan industri kreatif lokal yang terus berkembang, WeTV siap memperkuat aliansi kreatif dan investasi konten untuk pasar Indonesia dan Asia Tenggara.










