Inikah Alasan Ren Jialun Tidak Ikut Promosikan Love and Crown?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Ren Jialun selama ini dikenal lewat perannya yang kuat dalam drama seperti One and Only dan The Demon Hunter’s Romance yang meraih banyak pujian. Namun proyek terbarunya bersama Peng Xiaoran, drama kostum Love and Crown, justru menuai kritikan pedas dari penonton. Kisah penuh intrik dan penderitaan yang dianggap terlalu berlebihan dan klise membuat performa drama tersebut tidak sesuai ekspektasi.

Yang semakin menjadi sorotan, Ren Jialun sebagai pemeran utama pria tidak terlihat dalam aktivitas promosi drama. Sebaliknya, hanya Peng Xiaoran yang tampil beberapa kali, bahkan sampai membuat konten TikTok bersama seorang influencer untuk membantu promosi. Tak sedikit netizen yang menilai sikap Ren Jialun mengecewakan. Namun rumor mengatakan justru pihak produksi tidak mengajak sang aktor untuk kegiatan promosi. Komentar pedas pun bermunculan: “Tidak diberi kabar… Pemeran utama malah dikucilkan.”

Menurut berbagai laporan di Weibo, Love and Crown merupakan salah satu drama yang Ren Jialun selesaikan menjelang berakhirnya kontraknya dengan agensi sebelumnya, Huanrui Century. Ia disebut menerima proyek tersebut—bersama drama lainnya, Fate Chooses You—sebagai bagian dari kesepakatan damai untuk mengakhiri kerja sama. Bahkan beredar kabar Ren Jialun tidak menerima bayaran alias bermain secara gratis untuk drama ini sehingga banyak penggemar menilai ia sudah menjalankan kewajibannya secara total. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi tentang rumor ini.

- Advertisement -

Perbandingan kemudian muncul dengan promosi The Demon Hunter’s Romance. Saat drama yang dibintanginya bersama Song Zuer itu tayang, Ren Jialun terlihat aktif mempromosikan proyek tersebut. Rumornya, hal ini berkaitan karena mantan manajer Ren Jialun ikut berinvestasi dalam drama tersebut. Selain itu, Song Zuer baru saja selamat dari kontroversi pajak, sehingga keduanya disebut merasa drama itu membutuhkan dukungan promosi yang lebih kuat.

Sementara itu, Love and Crown yang hak siarnya sudah terjual dan dikabarkan meraup balik modal sejak awal, dianggap tidak lagi menjadi prioritas agensi sehingga promosi dilakukan secara minimal.

Dalam perkembangan cerita terbaru Love and Crown, karakter Ren Jialun, Kaisar Xiao Huan, tengah mengungkap para pengkhianat di istana melalui sebuah skenario besar. Tokoh Ling Taifu (Gao Shuguang) dan penasihat kerajaan Du Tingxin (Chen Yihan) ternyata bersekongkol untuk memberontak. Mereka diam-diam bekerja sama dengan Lu Qi (Song Wenzuo), wakil komandan yang kemudian bertarung sengit di hadapan para pejabat sebelum akhirnya dibunuh oleh Du Tingxin demi menyelamatkan diri sendiri. Adegan tersebut kembali memancing komentar panas di media sosial.

- Advertisement -

Menariknya, meski drama ini sudah mendekati episode terakhir, baik Ren Jialun maupun Peng Xiaoran tidak menghadiri kegiatan promosi offline sama sekali. Hanya beberapa konten TikTok dari Peng Xiaoran yang terlihat, dan hal itu pun menimbulkan tanda tanya besar karena biasanya promosi melibatkan seluruh pemeran utama.

Promosi Peng Xiaoran di Douyin

Menurut sumber di kalangan penggemar di China, Love and Crown merupakan produksi Huanrui Century. Sementara Peng Xiaoran sebelumnya menandatangani kontrak jangka pendek dengan anak perusahaan Huanrui. Kini, baik Ren Jialun maupun Peng Xiaoran sudah tidak terikat dengan Huanrui sehingga perusahaan disebut tidak lagi tertarik mengeluarkan dana promosi—membiarkan drama tersebut “hidup atau mati sendiri”.

Peng Xiaoran yang kariernya sedang menanjak lewat Blood River terlihat lebih aktif menunjukkan kepeduliannya. Ketika penulis novel aslinya mengkritik adaptasi drama, dialah yang turun tangan lebih dulu menenangkan situasi. Di sisi lain, Ren Jialun kini tengah fokus syuting proyek baru berjudul Abyss. Saat Love and Crown tayang perdana, ia hanya sempat mengadakan pemutaran khusus untuk penggemar dan tidak dapat meneruskan kegiatan promosi lainnya. Kondisi ini berujung pada kesalahpahaman publik yang menuduhnya sengaja mengabaikan drama tersebut.

Banyak penggemar menyuarakan bahwa kritik seharusnya diarahkan kepada pihak produksi—bukan aktornya. Ren Jialun masih terus diserang karena persoalan promosi, namun para pendukungnya berharap publik dapat melihat fakta di balik layar sebelum menghakimi.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments