Wang Yibo Ungkap Alasan Tidak Syuting Drama Baru Selama 500 Hari di Reality Show Ini

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
- Advertisement -

LayarHijau.com – Aktor dan bintang populer Tiongkok, Wang Yibo, kembali terlihat di layar lewat season kedua program realitas Exploring the Unknown with Wang Yibo (探索新境) yang baru saja tayang. Dalam tayangan inilah, ia mengejutkan publik dengan pengakuan blak-blakan bahwa dirinya sudah lebih dari 500 hari tidak bergabung dengan proyek apapun untuk syuting drama atau film baru. Ucapan ini sontak membuat banyak penggemar merasa khawatir dan tersentuh.

Wang Yibo mengawali kariernya sebagai idola, kemudian melejit sebagai aktor berkat kesuksesan drama The Untamed bersama Xiao Zhan. Ia terus memperkuat namanya lewat serial drama seperti War of Faith, Being a Hero, hingga Luoyang, dan juga proyek layar lebar seperti Born to Fly dan Hidden Blade. Bahkan sebelum dia sibuk syuting reality show itu, ia mencatat aktivitas kerja yang sangat padat: empat film, dua drama, variety show sebagai bintang tetap, serta lebih dari sepuluh kontrak iklan. Jadwal tersebut membuatnya nyaris tanpa jeda.

- Advertisement -

Namun sejak menyelesaikan syuting film Intercross pada Juli tahun lalu, ia tidak lagi mengambil proyek akting. Intercross kini menjadi satu-satunya karya yang masih menunggu tayang. Melalui tayangan Exploring the Unknown with Wang Yibo musim kedua, Wang Yibo untuk pertama kalinya berbicara blak-blakan mengenai kondisi dirinya. Ia mengaku dua tahun terakhir bekerja terlalu keras, dan kini ia ingin mengambil kembali ritme hidup yang normal.

“Dua tahun sebelumnya saya bekerja begitu banyak. Saya mulai membuat perubahan. Saya bilang pada diri sendiri, saya harus keluar, saya harus mencoba lebih banyak hal, harus pergi ke alam. Setelah selesai merekam musim pertama, pola pikir saya banyak berubah. Saya merasa ini adalah kehidupan yang saya butuhkan,” ungkapnya.

Pada season pertama, syuting reality show itu membutuhkan waktu lebih dari 20 bulan dan membawa Wang Yibo menembus hutan hujan tropis hingga mendaki puncak bersalju di Qinghai dengan ketinggian 4.000–5.000 meter. Ia bahkan sempat mengalami gejala penyakit ketinggian (altitude sickness) — bibir membiru karena kurang oksigen — namun tetap bertahan dan menyelesaikan syuting. Tantangan ekstrem tersebut membuat publik kagum akan komitmennya, hingga muncul laporan bahwa beberapa perusahaan asuransi menolak memberi perlindungan karena risiko yang terlalu tinggi.

- Advertisement -

Di season kedua yang baru tayang, Wang Yibo kembali mendorong batas dirinya dengan terbang ke Amerika Utara dan melakukan panjat tebing di wilayah gurun. Setelah menyelesaikan salah satu tantangan, ketika ditanya apakah ada perubahan dalam dirinya, ia kembali menegaskan tekadnya untuk menyeimbangkan kehidupan dan pekerjaan.

Kejujuran Wang Yibo mengenai kondisi pribadinya mendapat banyak dukungan. Sebagian fans mengaku merasa sedih ketika melihatnya di beberapa acara besar memilih duduk menyendiri dan termenung seolah kelelahan. Kini, mereka justru bangga melihat idolanya perlahan menemukan kembali apa yang membuatnya bahagia.

Penggemar berharap waktu istirahat dan eksplorasi ini dapat menjadi awal baru — baik untuk kesehatan mentalnya maupun pilihan karya berikutnya di masa mendatang.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments