LayarHijau.com – Ren Jialun selama ini dikenal lewat perannya yang kuat dalam drama seperti One and Only dan The Demon Hunter’s Romance yang meraih banyak pujian. Namun proyek terbarunya bersama Peng Xiaoran, drama kostum Love and Crown, justru menuai kritikan pedas dari penonton. Kisah penuh intrik dan penderitaan yang dianggap terlalu berlebihan dan klise membuat performa drama tersebut tidak sesuai ekspektasi.
Yang semakin menjadi sorotan, Ren Jialun sebagai pemeran utama pria tidak terlihat dalam aktivitas promosi drama. Sebaliknya, hanya Peng Xiaoran yang tampil beberapa kali, bahkan sampai membuat konten TikTok bersama seorang influencer untuk membantu promosi. Tak sedikit netizen yang menilai sikap Ren Jialun mengecewakan. Namun rumor mengatakan justru pihak produksi tidak mengajak sang aktor untuk kegiatan promosi. Komentar pedas pun bermunculan: “Tidak diberi kabar… Pemeran utama malah dikucilkan.”
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Menurut berbagai laporan di Weibo, Love and Crown merupakan salah satu drama yang Ren Jialun selesaikan menjelang berakhirnya kontraknya dengan agensi sebelumnya, Huanrui Century. Ia disebut menerima proyek tersebut—bersama drama lainnya, Fate Chooses You—sebagai bagian dari kesepakatan damai untuk mengakhiri kerja sama. Bahkan beredar kabar Ren Jialun tidak menerima bayaran alias bermain secara gratis untuk drama ini sehingga banyak penggemar menilai ia sudah menjalankan kewajibannya secara total. Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi tentang rumor ini.
Perbandingan kemudian muncul dengan promosi The Demon Hunter’s Romance. Saat drama yang dibintanginya bersama Song Zuer itu tayang, Ren Jialun terlihat aktif mempromosikan proyek tersebut. Rumornya, hal ini berkaitan karena mantan manajer Ren Jialun ikut berinvestasi dalam drama tersebut. Selain itu, Song Zuer baru saja selamat dari kontroversi pajak, sehingga keduanya disebut merasa drama itu membutuhkan dukungan promosi yang lebih kuat.
Sementara itu, Love and Crown yang hak siarnya sudah terjual dan dikabarkan meraup balik modal sejak awal, dianggap tidak lagi menjadi prioritas agensi sehingga promosi dilakukan secara minimal.
Dalam perkembangan cerita terbaru Love and Crown, karakter Ren Jialun, Kaisar Xiao Huan, tengah mengungkap para pengkhianat di istana melalui sebuah skenario besar. Tokoh Ling Taifu (Gao Shuguang) dan penasihat kerajaan Du Tingxin (Chen Yihan) ternyata bersekongkol untuk memberontak. Mereka diam-diam bekerja sama dengan Lu Qi (Song Wenzuo), wakil komandan yang kemudian bertarung sengit di hadapan para pejabat sebelum akhirnya dibunuh oleh Du Tingxin demi menyelamatkan diri sendiri. Adegan tersebut kembali memancing komentar panas di media sosial.
Menariknya, meski drama ini sudah mendekati episode terakhir, baik Ren Jialun maupun Peng Xiaoran tidak menghadiri kegiatan promosi offline sama sekali. Hanya beberapa konten TikTok dari Peng Xiaoran yang terlihat, dan hal itu pun menimbulkan tanda tanya besar karena biasanya promosi melibatkan seluruh pemeran utama.

Menurut sumber di kalangan penggemar di China, Love and Crown merupakan produksi Huanrui Century. Sementara Peng Xiaoran sebelumnya menandatangani kontrak jangka pendek dengan anak perusahaan Huanrui. Kini, baik Ren Jialun maupun Peng Xiaoran sudah tidak terikat dengan Huanrui sehingga perusahaan disebut tidak lagi tertarik mengeluarkan dana promosi—membiarkan drama tersebut “hidup atau mati sendiri”.
Peng Xiaoran yang kariernya sedang menanjak lewat Blood River terlihat lebih aktif menunjukkan kepeduliannya. Ketika penulis novel aslinya mengkritik adaptasi drama, dialah yang turun tangan lebih dulu menenangkan situasi. Di sisi lain, Ren Jialun kini tengah fokus syuting proyek baru berjudul Abyss. Saat Love and Crown tayang perdana, ia hanya sempat mengadakan pemutaran khusus untuk penggemar dan tidak dapat meneruskan kegiatan promosi lainnya. Kondisi ini berujung pada kesalahpahaman publik yang menuduhnya sengaja mengabaikan drama tersebut.
Banyak penggemar menyuarakan bahwa kritik seharusnya diarahkan kepada pihak produksi—bukan aktornya. Ren Jialun masih terus diserang karena persoalan promosi, namun para pendukungnya berharap publik dapat melihat fakta di balik layar sebelum menghakimi.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


