Cheng Yi dan Keluarganya Jadi Korban Penguntitan, Mobil Disemprot Cat Merah Hingga Diteror

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Aktor China Cheng Yi menjadi korban penguntitan dan teror serius yang tidak hanya menargetkan dirinya, tetapi juga keluarganya. Lewat pernyataan resmi yang dirilis pada 14 Januari, pihak Cheng Yi Studio mengungkap rangkaian gangguan yang berlangsung lama dan kian berbahaya, hingga berujung pada perusakan kendaraan pribadi sang aktor.

Nama Cheng Yi melejit setelah membintangi drama Love and Redemption, lalu disusul proyek-proyek populer lain. Namun ketenaran tersebut justru memicu aksi ekstrem dari seorang penggemar obsesif. Studio menyebut ada pihak tertentu yang secara ilegal memperoleh jadwal pribadi Cheng Yi, lalu melakukan pembuntutan, penghadangan, dan pelanggaran privasi secara berulang.

Dalam pernyataan itu juga diungkap adanya aksi berbahaya di jalan raya. Pelaku disebut pernah mengejar kendaraan Cheng Yi dan mencoba memaksanya berhenti, tindakan yang dinilai sudah mengancam keselamatan jiwa.

- Advertisement -

Insiden paling mengejutkan terjadi pada dini hari sekitar pukul 06.40. Pelaku diduga menyelinap ke area parkir khusus kendaraan Cheng Yi, lalu menyemprotkan cat merah dalam jumlah besar ke badan mobil. Tak berhenti di situ, pelaku juga menuliskan kata-kata bernada kutukan dan kebencian yang sangat ekstrem.

Pihak studio segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan mengamankan bukti. Namun, saat dibawa ke kantor polisi, pelaku justru menunjukkan sikap arogan. Menurut pernyataan studio, pelaku sempat berteriak menantang, “Kalau berani, laporkan aku!”, memperlihatkan sikap tidak kooperatif dan meremehkan proses hukum.

Teror juga berlanjut melalui dunia digital. Email resmi studio dilaporkan menerima banyak pesan berisi ancaman personal serta hinaan terhadap Cheng Yi, yang dinilai telah masuk ke ranah intimidasi psikologis.

- Advertisement -

Studio menegaskan bahwa tindakan pelaku telah berkembang dari penguntitan menjadi perusakan properti dan ancaman kekerasan nyata. Situasi tersebut dinilai sebagai risiko serius yang tidak dapat diprediksi dan telah memberi tekanan besar bagi Cheng Yi, keluarganya, serta tim kerja.

Saat ini, pihak studio telah meminta aparat kepolisian mengambil langkah pencegahan yang diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang. Mereka juga menegaskan akan menempuh jalur hukum demi melindungi keselamatan dan hak sah sang aktor.

Kasus ini memicu gelombang dukungan dari penggemar. Banyak yang menegaskan bahwa perilaku seperti ini bukan bentuk dukungan terhadap idola. “Ini sudah kejahatan, bukan mengejar idola,” tulis seorang penggemar. Komentar lain menyebut, “Penguntit bukan fans.”

Cheng Yi sendiri dikenal lewat sejumlah drama populer, termasuk Immortal Samsara serta proyek terbarunya The Vendetta of An. Pihak studio menutup pernyataan mereka dengan imbauan agar publik bersikap rasional dalam mendukung idola dan menghormati batas privasi para artis.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
TAGGED:
SOURCES:World Journal
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments