Cheng Yi Dirumorkan Tidak Perpanjang Kontrak, Saham Huanrui Anjlok

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Kabar tentang Cheng Yi yang dirumorkan tidak memperpanjang kontrak dengan Huanrui Century membuat saham perusahaan mengalami penurunan signifikan.

Kontrak sepuluh tahun Cheng Yi dengan Huanrui resmi berakhir pada 18 Januari 2026. Meski berstatus “dirumorkan”, kabar ini memicu gelombang reaksi di media sosial, dengan penggemar ramai-ramai mengucapkan “Selamat bebas” dan “Lepas dari penderitaan”. Kabarnya, Huanrui sempat menawarkan berbagai insentif, termasuk 20% saham anak perusahaan dan status pemeran utama level-S, tetapi Cheng Yi bersikeras ingin berjalan sendiri.

Sebagai salah satu artis inti Huanrui, isu kepergian Cheng Yi langsung memengaruhi harga saham perusahaan. Pada 15–16 Januari, saham Huanrui tercatat turun kumulatif 12,35%.

- Advertisement -

Respons tajam pasar modal ini wajar mengingat kontribusi Cheng Yi terhadap bisnis manajemen artis Huanrui yang sangat besar. Pada paruh pertama 2021, pendapatan manajemen artis mencapai 87,35% dari total pendapatan perusahaan, dengan satu artis top—diduga Cheng Yi—menyumbang 33,08% dari pendapatan semesteran.

Seiring hengkangnya Ren Jialun pada 2024, peran Cheng Yi dalam mendukung pendapatan manajemen artis semakin krusial. Tahun itu, pendapatan manajemen artis Huanrui naik menjadi 164 juta yuan, tumbuh 86,86% dibandingkan tahun sebelumnya, sementara pendapatan dari produksi drama turun 5,15%. Aktivitas komersial dan bagi hasil drama Cheng Yi menjadi penggerak utama pertumbuhan.

Ketergantungan tinggi ini berarti kepergian Cheng Yi tidak hanya memangkas hampir setengah pendapatan manajemen artis, tapi juga memengaruhi negosiasi hak cipta dan daya tarik produksi drama. Inilah alasan utama reaksi keras pasar saham.

- Advertisement -

Bisnis Huanrui yang dibangun di atas manajemen artis dan produksi drama dulu menjadi “mesin ganda” yang mendukung perusahaan, sekaligus menegaskan pentingnya manajemen artis.

Huanrui pernah menjadi pemimpin pasar drama idol Tiongkok. Didirikan pada 1997 sebagai Xingmei United, perusahaan go public pada 2016 melalui reverse merger. Kesuksesannya terkait erat dengan timing industri saat memasuki masa keemasan aliran penggemar setelah 2010.

Perusahaan memproduksi drama fenomenal seperti Palace, Swords of Legends, The Legend of Fragrance, dan The Glory of Tang Dynasty, serta melahirkan artis top seperti Yang Mi, Yang Yang, Yang Zi, Cheng Yi, dan Ren Jialun. Model bisnisnya berjalan seperti siklus: produksi drama populer → menaikkan popularitas artis → artis mendukung drama → monetisasi melalui endorsement dan komersialisasi.

Namun, memasuki era pasca-aliran penggemar, produksi besar Huanrui mulai kehilangan daya tarik. Artis awal seperti Yang Mi, Yang Yang, Yang Zi berkembang mandiri, dan Ren Jialun hengkang pada 2024. Model “pabrik bintang” Huanrui mulai kehilangan pengaruh.

Dalam praktiknya, model lama Huanrui menghadapi masalah: sumber daya terbagi, kebebasan artis terbatas, dan keseimbangan keuntungan perusahaan-artis sulit dicapai. Kehilangan artis inti mulai menurunkan daya tarik drama, meninggalkan perusahaan dalam kesulitan kekurangan bintang besar.

Dampak kehilangan artis dan melemahnya pasar penggemar tercermin dari laporan keuangan lima tahun terakhir. Antara 2021–2024, pendapatan tahunan Huanrui masing-masing 388 juta, 596 juta, 336 juta, dan 385 juta yuan, dengan laba bersih -339 juta, 7,65 juta, -409 juta, dan -241 juta yuan. Tahun 2025 hingga kuartal ketiga, perusahaan meraih pendapatan 342 juta yuan dengan kerugian 35,01 juta yuan, belum kembali untung.

- Advertisement -

Selain itu, konten drama juga menurun. Setelah 2023, selain Mysterious Lotus Casebook, jarang ada produksi fenomenal; banyak drama menuai kritik karena tema monoton dan kualitas produksi rendah. Tahun 2024, pendapatan penjualan drama hanya 220 juta yuan, turun 5,15% dibanding tahun sebelumnya.

Isu kepergian Cheng Yi dan penurunan saham hanyalah puncak dari “rasa sakit” transformasi Huanrui. Mantan raksasa drama idol ini menghadapi lima tahun kerugian, kehilangan artis inti, dan menyusutnya bisnis tradisional.

Meski begitu, Huanrui mulai menjajaki produksi short drama (drama pendek) dan AI, dengan proyek Star Romance Theater dan Phoenix Theater di Douyin mencapai lebih dari 4,5 miliar tayangan, menjadi modal untuk memasuki era baru.

Krisis Huanrui mencerminkan tren industri: era penggemar dan aliran trafik telah berlalu. Perusahaan yang mampu menyesuaikan diri dengan tren, fokus pada kualitas konten, akan mampu keluar dari krisis dan menemukan kembali posisinya di lanskap baru industri drama Tiongkok.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments