Wu Lei Tanggapi Postingan Bai Shanshan Soal Klaim Foto Intim Sang Aktor : Tegaskan Tak Kenal dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Wu Lei akhirnya memberikan tanggapan resmi menanggapi unggahan seorang netizen bernama Bai Shanshan yang mengklaim memiliki foto pribadi sang aktor. Unggahan tersebut sempat menimbulkan kehebohan di media sosial China setelah akun terkait menyatakan akan menjual foto yang disebut sebagai “foto ranjang” Wu Lei, sekaligus mempertanyakan “utang” yang diklaim belum dibayar oleh sang aktor.

Peristiwa ini bermula ketika akun Weibo Bai Shanshan mengunggah postingan bernada ancaman dan mengklaim memiliki foto pribadi Wu Lei. Unggahan ini dengan cepat menyebar dan menjadi bahan perbincangan luas. Sejumlah netizen kemudian menemukan akun cadangan yang diduga milik Bai Shanshan, lengkap dengan foto-foto yang dikaitkan dengan identitasnya.

- Advertisement -

Tak lama setelah itu, akun utama Bai Shanshan dilaporkan secara massal hingga tidak lagi dapat diakses. Namun, ia tetap melanjutkan aksinya melalui akun lain dan bahkan menandai (mention) Wu Lei dalam unggahannya, sehingga kembali memicu perhatian publik.

- Advertisement -

Menanggapi kejadian tersebut, Wu Lei pada 19 Januari siang memberikan pernyataan resmi melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mengenal Bai Shanshan sama sekali dan telah menunjuk pengacara untuk menempuh jalur hukum sesuai ketentuan yang berlaku guna melindungi hak dan reputasinya.

Pernyataan tersebut kemudian diperkuat oleh pihak studio Wu Lei yang membagikan ulang klarifikasi tersebut, menegaskan komitmen untuk melakukan pembelaan hukum hingga tuntas dan menindak tegas segala bentuk fitnah, ancaman, maupun pelanggaran privasi.

Kasus ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya jalur hukum dalam menangani isu pencemaran nama baik dan pelanggaran privasi, terutama terhadap figur publik, sekaligus menyoroti dampak cepat rumor di media sosial.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
TAGGED:
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments