Ending Drama Glory: Bagaimana Akhir Kisah Cinta Hou Minghao dan Guli Nazha?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama kolosal Glory (玉茗茶骨) yang dibintangi Hou Minghao dan Guli Nazha baru saja menayangkan episode terakhirnya. Dalam akhir cerita yang bahagia, Hou Minghao memutuskan melepaskan gelarnya demi cinta kepada Guli Nazha, meninggalkan ayahnya yang manipulatif, Adipati Yong, dan bersama kekasihnya mengejar kebahagiaan. Meski berakhir bahagia, drama ini tetap menuai kritik karena dua kelemahan besar yang membuat penonton kecewa, sehingga rating di Douban hanya mencapai 6,8, kalah dari Shine on Me (驕陽似我) yang meraih 7,4.

(Peringatan: Penjelasan di bawah mengandung spoiler terkait akhir drama)

Dalam episode 31 hingga 36, Hou Minghao berperan sebagai Lu Jianglai, seorang pejabat terkemuka di kabupaten, sementara Guli Nazha menjadi Rong Shanbao, pewaris rumah teh. Setelah hubungan cinta mereka resmi, cerita mulai menyoroti konflik keluarga keduanya. Rong Shanbao menghadapi ayahnya yang membiarkan ibu tirinya menjual teh palsu atas nama keluarga. Demi keadilan, ia menyingkirkan keduanya dari keluarga.

- Advertisement -

Sementara Lu Jianglai kembali ke rumah asalnya dan terungkap bahwa ia adalah anak Adipati Yong. Namun, ibunya yang merupakan pelayan rumah tangga diusir dari keluarga setelah melahirkan Lu Jianglai, dan ia kemudian dibesarkan oleh keluarga Lu di selatan. Hal ini membuat identitas Lu Jianglai unik: lahir sebagai bangsawan, tetapi tumbuh dalam lingkungan sederhana.

Adipati Yong memiliki dua putra dari pelayan, sementara istri resminya mandul. Anak sulung yang semula diharapkan mewarisi gelar mengalami kecelakaan kaki hingga kehilangan kesempatan itu. Hubungan kakak-adik pun rusak karena provokasi pihak ketiga. Menjelang akhir cerita, anak sulung meninggal secara tragis, dan kebenaran baru terungkap melalui investigasi Lu Jianglai dan Rong Shanbao. Ternyata, konflik dan kematian kakak sulung dirancang oleh kakak perempuan mereka, yang telah diangkat menjadi “Putri Kabupaten Jinxiang”, serta istri-istri dari kakak sulung.

Meski Lu Jianglai akhirnya memilih meninggalkan gelarnya untuk bersatu dengan Rong Shanbao, penonton menyoroti dua kelemahan besar. Pertama, kasus kematian kakak sulung penuh celah logika: Adipati Yong yang digambarkan tegas di medan perang, mendadak terlihat tak berdaya di rumah. Semua penyelidikan tergantung pada Lu Jianglai dan Rong Shanbao, sementara istri kakak sulung berhasil menaklukkan dan mengatur jalannya rumah tangga Adipati Yong. Banyak penonton menilai hal ini dipaksakan supaya kedua tokoh utama bisa bersatu.

- Advertisement -

Kedua, percobaan pembunuhan terhadap Lu Jianglai yang membuatnya sempat hilang ingatan pada awal cerita tidak berlanjut. Motif politik dan identitas pembunuhnya tidak dijelaskan hingga akhir, sehingga banyak penonton merasa kecewa dan berharap konflik itu bisa menjadi ketegangan utama di babak akhir.

Meski demikian, adegan romantis antara Hou Minghao dan Guli Nazha tetap menjadi momen manis penutup drama. Keduanya kembali ke rumah Lu Jianglai, mengungkapkan cinta mereka, dan memutuskan menjalani hidup bersama, menegaskan akhir yang bahagia bagi kedua tokoh utama.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments