LayarHijau.com—Tahun Baru Imlek semakin dekat, persaingan film liburan sudah terasa di jajaran bioskop. Di tengah gempuran properti intelektual (IP) lama seperti YOLO dan Pegasus 3, sutradara Han Yan secara mengejutkan meluncurkan film Per Aspera Ad Astra (星河入夢) yang dibintangi Dylan Wang dan Victoria Song. Film ini mencoba membuka celah di jadwal rilis yang paling kompetitif dengan mengandalkan 150 set kostum dan estetika visual bergaya siber-pank (cyberpunk).
Per Aspera Ad Astra telah membuka pra-penjualan tiket dan merilis trailer versi “Mimpi dalam Mimpi”, membuka petunjuk plot baru. Trailer tersebut dimulai dari krisis darurat ledakan pesawat ruang angkasa, memaksa Biao Ge (diperankan Dylan Wang) dan Si Meng (diperankan Victoria Song) untuk memasuki mimpi orang lain. Mereka memulai petualangan mendebarkan untuk melacak dalang di balik semua kekacauan.
Poster Per Aspera Ad Astra langsung meledak di media sosial saat dirilis. Dylan Wang tampil dengan rambut biru dan pakaian kerja siber sambil memegang senjata laser, sementara Victoria Song menampilkan riasan mata berasap (smokey eye) gaya Y2K dalam latar belakang antarbintang. Paket visual yang dibuat dengan format CINITY, China Giant Screen, dan 4DX ini secara sempurna menafsirkan “estetika maksimalis” sutradara Han Yan. Dua tampilan (dual-look) karakter utama, antara pakaian mata-mata dan pakaian antariksa, berhasil memikat selera estetika Generasi Z. Film aksi fantasi ini, yang dijuluki industri sebagai “film keren khusus untuk anak muda”, sangat dinantikan apakah mampu menjadi kuda hitam (dark horse) yang menyelamatkan pendapatan bioskop (box office) periode Imlek.
Pihak produksi mengungkapkan bahwa Biao Ge yang diperankan Dylan Wang sebagai “Administrator Mimpi Indah” memiliki 23 set kostum, mulai dari pakaian kerja yang imut hingga baju zirah tangguh. Sementara itu, karakter Kapten Si Meng yang diperankan Victoria Song bolak-balik antara gaya retro Hong Kong dan tampilan prajurit masa depan. Kostum tempur Victoria Song dengan tabrakan warna dopamin bahkan telah memicu tren di platform seperti Xiaohongshu.
Selain itu, film ini juga menawarkan hal baru dalam desain aksi. Adegan laga Victoria Song dipuji oleh koreografer seni bela diri sebagai “kombinasi kekuatan dan keindahan.” Dalam salah satu adegan parkour mengenakan sepatu hak tinggi antar gedung pencakar langit, ia harus mengulang adegan akrobat kabel (wirework) hingga 27 kali. Sementara itu, Dylan Wang mengambil tantangan adegan aksi bawah air yang masif. Untuk menampilkan efek tanpa bobot, ia harus berendam di kolam renang selama 12 hari penuh. Detail-detail di balik layar ini, yang terungkap melalui fitur spesial, telah membuat para penggemar pasangan “Di Xin Yin Li” (Dylan Wang-Victoria Song) semakin bersemangat.










