Shaolin Women’s Soccer Tidak Tayang Saat Imlek, Resmi Diundur ke Musim Panas 2026

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com — Kabar mengenai film terbaru besutan Stephen Chow, Shaolin Women’s Soccer (女足), sempat memantik kehebohan di internet. Spekulasi menyebutkan bahwa film komedi kung fu yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun ini akan tayang saat periode Tahun Baru Cina (Imlek) 2026.

Namun, harapan para penggemar harus ditunda. Produser film, Tian Qiwen, telah menjelaskan berulang kali bahwa proses efek visual film tersebut belum rampung. Shaolin Women’s Soccer dipastikan tidak akan bisa mengejar slot liburan Imlek. Jadwal rilis resminya diundur ke Musim Panas 2026, yang dinilai waktu yang tepat untuk memanfaatkan antusiasme global terhadap Piala Dunia FIFA.

Shaolin Women’s Soccer menandai kembalinya Stephen Chow ke genre klasik kung fu yang dipadukan dengan tema olahraga, sebuah formula yang ia tinggalkan selama bertahun-tahun. Film ini dilaporkan menghabiskan anggaran fantastis, mencapai 380 juta Yuan (sekitar 55,236 juta Dolar AS). Angka ini menjadikannya salah satu investasi tertinggi untuk film bertema olahraga berbahasa Mandarin.

- Advertisement -

Demi visual yang maksimal, film ini menggunakan teknologi canggih seperti penangkapan gerakan (motion capture) dan pemrosesan gambar AI. Namun, teknologi ini memakan waktu yang sangat lama dalam produksi efek visual. “Bukannya kami tidak ingin tayang lebih cepat, tetapi kami memang tidak bisa menyelesaikannya tepat waktu,” jelas Tian Qiwen.

Film ini menceritakan tentang tim sepak bola wanita bernama “Emei,” yang menggabungkan jurus-jurus seni bela diri ke dalam permainan mereka. Jalan cerita utama masih mengikuti formula khas Stephen Chow: tokoh dari kalangan akar rumput yang diremehkan akhirnya bangkit dan membuktikan kemampuan mereka. Kali ini, perspektifnya diubah menjadi sudut pandang wanita, di mana para gadis yang menjadi pemeran utama. Konflik muncul dari penolakan sistem terhadap metode pelatihan non-konvensional yang mereka gunakan.

Jajaran pemeran Shaolin Women’s Soccer juga mencuri perhatian, termasuk nama-nama besar seperti Zhang Xiaofei, Dilraba Dilmurat, dan Lay Zhang Yixing.

- Advertisement -

Zhang Xiaofei, yang memerankan kapten tim, Shuangshuang, melakukan transformasi total. Ia memotong pendek rambutnya, menggelapkan kulit, dan berlatih membentuk otot. Penampilannya sangat berbeda dari citra lembutnya saat berpasangan dengan Jia Ling.

Sementara itu, Dilraba Dilmurat, yang baru pertama kali berkolaborasi dengan Stephen Chow, berperan sebagai anggota tim bernama Fan Long. Dilraba kini ingin menantang dirinya dengan mencoba ritme komedi di layar lebar.

Ada pula Lay Zhang Yixing, yang memerankan Xu Feng, karakter yang kompleks—seorang ahli teknologi yang juga mengkhianati rekan satu timnya. Setelah menuai pujian atas aktingnya dalam film laris No More Bets (孤注一擲) tahun lalu, pemilihannya diharapkan dapat memastikan penerimaan pasar yang baik.

Banyak pihak melihat Shaolin Women’s Soccer sebagai kesempatan Stephen Chow untuk kembali bersinar di kancah perolehan penonton. Mengingat film ini membawa elemen olahraga yang cukup keras, kisah pertumbuhan wanita, dan sentuhan wuxia, slot Musim Panas 2026 dianggap ideal, terutama untuk menarik penonton remaja dan mahasiswa, sekaligus memanfaatkan euforia Piala Dunia.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments