Dipasangkan dengan Li Yitong di Drama Jin Zhi, Pidato Chen Xingxu Tuai Kontroversi

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com — Aktor drama Tiongkok, Chen Xingxu, tengah menjadi sorotan setelah insiden canggung di acara pembukaan syuting drama terbarunya, Jin Zhi (金枝), yang digelar pada 10 Februari 2026. Chen Xingxu sebelumnya membintangi tiga proyek beruntun—Love on the Turquoise Land (梟起青嚷), Love Between Lines (軋戲), dan My Page in 90s (突然的喜歡)—yang tayang secara berturut-turut, namun ketiga proyek tersebut dianggap beberapa media belum berhasil mencetak hit besar atau menciptakan perbincangan luas.

Ia baru saja memulai syuting drama kostum Jin Zhi bersama Li Yitong, yang sebelumnya sukses lewat A Dream within a Dream (書卷一夢) dan Sword and Beloved (天地劍心). Drama Jin Zhi sendiri disutradarai oleh sutradara yang sebelumnya menggarap Blossom (九重紫).

Kontroversi muncul saat upacara pembukaan syuting tersebut. Ketika Li Yitong berbicara cukup panjang tentang alasannya menerima proyek tersebut, Chen Xingxu justru menyampaikan pidato yang sangat singkat. Ia secara blak-blakan mengatakan, “Pihak produksi tidak menyuruh saya menghafal naskah pidato sebelumnya.” Setelah itu, ia hanya mengucapkan terima kasih kepada sutradara dan platform, lalu menutup sambutannya.

- Advertisement -

Perbedaan kontras ini membuat Chen Xingxu dicap kurang persiapan dan tidak cukup serius oleh sebagian warganet, bahkan memicu keraguan terhadap potensi Jin Zhi sebelum proses syuting berjalan jauh.

Dalam beberapa waktu terakhir, Chen Xingxu memang terlibat dalam sejumlah proyek, tetapi belum sepenuhnya lepas dari citra sebagai aktor berbakat yang belum mencapai puncak popularitas. Karena itu, Jin Zhi menjadi proyek penting baginya untuk membuktikan daya tariknya di layar kaca.

Sebelum syuting resmi dimulai, penggemar kedua bintang juga sempat berselisih mengenai urutan penempatan nama (fanwei). Tim produksi akhirnya mengumumkan penulisan nama Li Yitong dan Chen Xingxu dengan keterangan “tanpa urutan peringkat.” Namun, akun resmi Douyin Jin Zhi terlihat lebih menonjolkan tokoh utama wanita, sehingga Li Yitong secara tidak langsung dianggap memiliki posisi yang lebih kuat dalam proyek ini.

- Advertisement -

Di acara pembukaan tersebut, Li Yitong menyampaikan bahwa ia tertarik pada karakter utamanya karena melihat semangat pantang menyerah dan keberanian melawan takdir. Ia juga berterima kasih kepada sutradara, penulis skenario, serta seluruh tim produksi.

Sebaliknya, ketika tiba giliran Chen Xingxu berbicara, ia dengan jujur mengatakan bahwa pihak produksi tidak memintanya menghafal pidato. Ia hanya mengucapkan terima kasih singkat kepada sutradara dan platform, berjanji akan memerankan karakternya dengan baik, lalu mengakhiri sambutannya. Kontras inilah yang membuatnya dihujani kritik karena dianggap kurang persiapan dan tidak cukup menghargai acara tersebut.

Meski demikian, ada pula warganet yang membela Chen Xingxu. Mereka menilai bahwa meskipun pidato Li Yitong lebih panjang, ia sempat beberapa kali terhenti, sehingga terlihat seperti sedang mengingat naskah yang telah dihafal. Sebagian netizen justru lebih menyukai gaya bicara Chen Xingxu yang dinilai spontan dan apa adanya.

Mereka berpendapat bahwa tidak ada aturan yang mewajibkan aktor menghafal pidato dalam acara pembukaan. Yang terpenting adalah kemampuan menafsirkan karakter di dalam drama, bukan panjang atau pendeknya sambutan formal. Selain itu, ketika memulai proyek Love Between Lines sebelumnya, Chen Xingxu juga berbicara singkat dengan gaya serupa. Kali ini, perbedaan tersebut menjadi sorotan karena kontras yang tajam dengan Li Yitong.

Jin Zhi (金枝) sendiri menceritakan kisah seorang pelayan berstatus budak, Chen Queer (diperankan oleh Li Yitong), yang berusaha mengubah takdirnya. Bersama Pangeran Xianning, Sun Ruyang (diperankan oleh Chen Xingxu), mereka menggunakan kecerdasan dan keberanian untuk membongkar konspirasi, mengungkap kebenaran di istana, serta menemukan pertumbuhan dan penebusan dalam perjalanan mereka.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments