LayarHijau.com – Drama kostum Pursuit of Jade (逐玉) yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei sukses besar di pasaran dan turut mengangkat popularitas para pemainnya. Tak hanya pemeran utama, deretan aktor pendukung pun ikut mencuri perhatian, salah satunya adalah Deng Kai yang memerankan pangeran gila Qi Min.
Deng Kai menjadi salah satu sosok yang paling banyak dibicarakan berkat aktingnya yang intens. Ia memerankan Qi Min sebagai karakter antagonis yang kompleks—di satu sisi memperlihatkan sifat posesif yang mengerikan terhadap Yu Qianqian, pemilik kedai yang diperankan Kong Xueer, namun di sisi lain juga menunjukkan sisi rapuh sebagai korban dari takdir kejam keluarga kerajaan. Perpaduan emosi ini membuat karakternya terasa hidup dan berlapis, hingga membuat popularitas Deng Kai melonjak dengan penambahan sekitar 1,159 juta pengikut di berbagai platform media sosial.
Menariknya, Deng Kai bukanlah pilihan awal untuk memerankan Qi Min. Ia baru ditunjuk menjelang syuting dimulai. Meski begitu, ia langsung menunjukkan komitmen penuh terhadap perannya. Dalam wawancara, ia mengungkapkan bahwa dirinya segera berdiskusi dengan sutradara untuk menyesuaikan penampilan fisiknya agar sesuai dengan karakter Qi Min yang digambarkan rapuh dan tidak stabil secara mental. Dalam waktu singkat sebelum syuting dimulai, ia berhasil menurunkan berat badan hingga 7 kilogram.
Tak berhenti di situ, Deng Kai juga memberikan perhatian besar pada detail visual karakter. Setelah membaca naskah, ia merasa Qi Min akan lebih kuat jika ditampilkan dengan rambut berwarna perak. Usulan tersebut disetujui oleh sutradara, namun konsekuensinya tidak ringan. Demi mempertahankan warna rambut itu selama proses syuting, ia harus menjalani bleaching hingga tiga kali dalam seminggu. Proses tersebut menyebabkan kulit kepalanya mengalami iritasi dan rasa nyeri, terutama saat memasuki tahap akhir produksi, hingga membuat tim produksi merasa khawatir.
Totalitas Deng Kai juga terlihat dalam salah satu adegan ekstrem yang mengharuskannya jatuh ke dalam kolam air dingin. Ia menolak menggunakan pemeran pengganti dan bahkan menjalani pengambilan gambar dalam satu kali take. Untuk menyelesaikan adegan tersebut, ia rela berendam di air es selama sekitar tiga jam. Di akhir syuting, tubuhnya terlihat gemetar hebat akibat suhu dingin, namun ia tetap bertahan hingga adegan selesai, menunjukkan profesionalisme yang tinggi.
Karakter Qi Min sendiri memiliki latar belakang yang tragis. Ia merupakan cucu kaisar sekaligus putra sah dari putra mahkota Chengde yang diperankan Ye Zuxin. Namun, karena sang kaisar merasa terancam oleh kemampuan putra mahkota, keluarga mereka menjadi sasaran penindasan politik. Demi bertahan hidup, Qi Min terpaksa menukar identitas dengan putra seorang pangeran lain dalam sebuah kebakaran besar. Trauma dan tekanan selama bertahun-tahun membuat kepribadiannya berubah menjadi semakin gelap dan tidak stabil.
Dalam perjalanan ceritanya, Qi Min pernah berada di ambang kematian akibat tenggelam sebelum diselamatkan oleh Yu Qianqian. Sejak saat itu, ia jatuh cinta pada wanita tersebut. Namun, cinta yang ia rasakan tidak berkembang secara sehat. Latar belakang hidup yang penuh luka membuatnya mencintai dengan cara yang obsesif dan destruktif, yang pada akhirnya membawa hubungan mereka ke arah tragedi.
Setelah kisah di balik layar terungkap, banyak penonton memberikan pujian atas dedikasi Deng Kai. Ia dinilai berhasil membawakan peran pendukung dengan kualitas setara pemeran utama. Bagi banyak orang, lonjakan popularitas yang ia raih saat ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras dan totalitasnya dalam menghidupkan karakter Qi Min di Pursuit of Jade.










