Posted in

Di Tengah Kepopulerannya, Pursuit of Jade Dikritik Penggemar Novel karena Tiga Perubahan Besar Ini

Bagikan

LayarHijau.com – Drama China Pursuit of Jade (逐玉) yang dibintangi Zhang Linghe dan Tian Xiwei tengah menikmati kepopuleran luar biasa. Zhang Linghe memerankan Wu’an Hou Xie Zheng, sementara Tian Xiwei berperan sebagai Fan Changyu, seorang wanita tukang jagal. Dalam cerita, keduanya menjadi pasangan suami istri yang bertarung bersama melawan musuh, sekaligus membantu Fan Changyu membalas dendam atas kematian tragis kedua orang tuanya.

Kombinasi aksi, emosi, dan kerja sama kuat antara dua karakter utama membuat drama ini melesat dengan cepat. Angka penayangannya bahkan menembus 2,7 miliar, hingga Pursuit of Jade disebut sebagai salah satu drama paling fenomenal tahun 2026.

Koleksi Boneka Miniso Imut

★★★★★ 5 Stars

Tian Xiwei terpilih sebagai brand ambassador untuk Miniso.

Lengkapi koleksi boneka lucu dan imut dari Miniso. Sekalipun seri bonekanya berbeda dengan yang dalam foto, tapi tetap lucu dan imut.


Kami memperoleh komisi kecil setiap kali kalian melakukan pembelian melalui link yang kami berikan, tanpa ada tambahan biaya untuk kalian.

Drama ini diadaptasi dari novel berjudul 侯夫人与杀猪刀 (The Marquis’ Wife and the Butcher’s Knife / “Istri Marquis dan Pisau Tukang Jagal”) karya Tuanzi Laixi yang sudah memiliki basis penggemar besar sebelum diangkat ke layar. Namun setelah versi drama tayang, banyak pembaca novel melayangkan kritik karena sejumlah perubahan besar dalam cerita.

Perubahan pertama yang paling disorot adalah penghapusan adegan-adegan penting milik Fan Changyu. Dalam novel, ia digambarkan sebagai sosok yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga cerdas dan penuh strategi. Perjalanannya dari tukang jagal menjadi jenderal wanita dibangun secara bertahap melalui berbagai peristiwa besar.

Salah satu adegan paling ikonik adalah ketika Fan Changyu sendirian menghadapi dan membunuh beruang hitam. Momen ini menjadi penegasan awal atas kekuatan dan keberaniannya. Selain itu, ia juga memimpin strategi cerdas untuk merebut logistik musuh, menunjukkan kemampuan taktisnya di medan perang. Namun dalam versi drama, adegan membunuh beruang hitam tersebut tidak ditampilkan sama sekali, sementara perebutan logistik musuh diubah menjadi aksi penyergapan sederhana. Perubahan ini membuat karakter Fan Changyu dinilai kehilangan kecerdikan dan justru terlihat impulsif.

Perubahan kedua berkaitan dengan adegan Xie Zheng menerima hukuman 108 cambukan. Dalam novel, ia secara sukarela meminta hukuman tersebut setelah mengetahui bahwa wanita yang ia cintai adalah putri musuhnya. Keputusan itu menjadi simbol konflik batin yang mendalam—antara cinta dan masa lalu yang kelam.

Namun dalam versi drama, adegan ini diubah. Hukuman tidak lagi datang dari dirinya sendiri, melainkan diberikan oleh pamannya, Wei Yan, yang juga merupakan perdana menteri. Padahal, dalam cerita, Wei Yan mengetahui kebenaran tragedi masa lalu dan memahami bahwa orang tua Fan Changyu tidak bersalah. Perubahan ini dinilai tidak logis oleh penggemar novel.

Perubahan ketiga adalah pemangkasan adegan hubungan suami istri antara Xie Zheng dan Fan Changyu. Dalam novel, alurnya cukup panjang: Xie Zheng dijebak hingga terkena obat, Fan Changyu datang menyelamatkannya, dan keduanya sempat bersembunyi di dalam gua batu.

Di dalam gua tersebut, Xie Zheng berusaha menahan efek obat namun tetap menunjukkan kedekatan fisik dengan Fan Changyu hingga akhirnya dipukul pingsan. Setelah kembali ke rumah, meski sudah diperiksa tabib, efek obat masih belum hilang. Dari situ, hubungan keduanya berkembang ke tahap yang lebih dalam sebagai suami istri.

Namun di versi drama, rangkaian ini dipangkas drastis. Cerita hanya menampilkan Fan Changyu memukul Xie Zheng hingga pingsan, lalu langsung berpindah ke adegan di kediaman mereka. Bahkan dialog yang muncul terasa tiba-tiba, “Obatnya belum hilang?”, tanpa pembangunan emosi yang lengkap.

Meski menuai kritik dari pembaca novel, Pursuit of Jade tetap mempertahankan popularitasnya dan terus menjadi perbincangan hangat di kalangan penonton.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted