LayarHijau.com – Film horor Korea Selatan Salmokji: Whispering Water tengah mencuri perhatian, tidak hanya di bioskop tetapi juga di dunia nyata. Popularitas film ini bahkan mengubah lokasi syuting aslinya menjadi tempat yang ramai dikunjungi pencari sensasi, terutama pada larut malam.
Berdasarkan data dari Korean Film Council, film yang dirilis pada 8 April tersebut berhasil menduduki puncak box office pekan lalu dengan total 724.029 penonton. Dari jumlah tersebut, lebih dari 530.000 penonton datang hanya dalam kurun waktu Jumat hingga Minggu, menjadikannya sebagai pembukaan akhir pekan terbesar untuk film horor sejak Metamorphosis (2019).

Osmanthus Honey Ala Luke The Early Spring
Osmanthus honey terinspirasi dari drama The Early Spring. Minuman yang sering dibuatkan Luke untuk Flora.
Bentuk produknya seperti selai. Penggunaannya tinggal dicampurkan air hangat atau susu.
Kami memperoleh komisi kecil setiap kali kalian melakukan pembelian melalui link yang kami berikan, tanpa ada tambahan biaya untuk kalian.
Film ini mengisahkan sekelompok kru film yang kembali ke sebuah waduk untuk melakukan pengambilan ulang adegan, setelah sosok misterius tertangkap di peta road view. Namun, di lokasi tersebut mereka justru berhadapan dengan entitas tak dikenal yang bersembunyi di kegelapan air.
Disutradarai oleh Lee Sang-min dan dibintangi Kim Hye-yoon serta Lee Jong-won, film ini mengambil lokasi di sebuah waduk nyata di Yesan. Waduk tersebut awalnya dibangun pada 1982 untuk mengairi lahan pertanian, namun kemudian dikenal luas sebagai lokasi angker di kalangan penggemar okultisme. Tempat ini bahkan pernah ditampilkan dalam acara horor Midnight Horror Story di stasiun MBC.

Seiring meningkatnya popularitas film, berbagai foto yang beredar di komunitas online dan aplikasi navigasi menunjukkan lonjakan kunjungan yang tidak biasa. Bahkan, dilaporkan sekitar 100 mobil terlihat menuju lokasi waduk pada pukul 3 pagi. Fenomena ini memicu candaan di media sosial, di mana pengguna menyebut keramaian tersebut sebagai “pengusiran massal hantu,” seolah-olah jumlah pengunjung yang besar bisa mengusir makhluk gaib.
Meski begitu, lonjakan pengunjung ini juga menimbulkan kekhawatiran soal keselamatan. Sebagai area publik, aktivitas seperti berkemah, memasak, atau memancing sebenarnya dilarang di lokasi tersebut.

Para penonton film menilai bahwa ketegangan dalam Salmokji: Whispering Water tidak hanya berasal dari adegan berdarah, tetapi juga dari tekanan psikologis yang dihadirkan oleh suasana waduk yang menyeramkan. Kim Hye-yoon mengungkapkan bahwa dirinya sudah mengetahui cerita-cerita mistis tentang lokasi tersebut dari acara televisi sebelumnya, dan ia pun fokus mengekspresikan emosi tersembunyi serta kondisi mental karakternya yang perlahan runtuh.
Sementara itu, produser Lim Eun-jung, yang dikenal lewat film The King’s Warden, menilai fenomena ini sebagai perubahan besar dalam cara penonton menikmati budaya populer.
Menurutnya, antusiasme penonton yang rela datang langsung ke lokasi syuting menunjukkan bahwa mereka tidak lagi sekadar menonton film, tetapi ingin merasakan pengalaman nyata dari cerita tersebut. Ia juga menambahkan bahwa di tengah persaingan dengan platform streaming dan media sosial, film masih memiliki potensi besar sebagai medium yang mampu menghubungkan penonton dengan pengalaman budaya yang lebih luas.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

