LayarHijau.com— Drama fantasi Love Beyond the Grave mengakhiri perjalanannya dengan konklusi yang mengaduk emosi penonton melalui pengorbanan cinta yang mendalam. Serial ini mengisahkan He Simu, seorang pemimpin roh yang dingin namun merindukan kemanusiaan. Takdirnya terjalin dengan Duan Xu, seorang jenderal manusia yang penuh rahasia. Hubungan mereka menjadi inti narasi tentang pengorbanan dan pencarian makna hidup di tengah konflik antara dunia manusia dan dunia roh yang mencekam.
Peringatan: Artikel ini mengandung bocoran cerita atau spoiler bagi kalian yang belum menyaksikan episode terakhir drama ini.
Babak akhir Love Beyond the Grave dimulai dengan konflik besar yang melibatkan He Simu dan antagonis Lu Da yang diperankan oleh Gu Zi Cheng. Lu Da mengancam nyawa Duan Xu demi mendapatkan Lentera Wanling. Dia bertindak atas perintah Yan Ke. Setelah memperoleh Lentera Wanling, Yan Ke ternyata tidak bisa memanfaatkannya sebagai senjata.
Pada akhirnya, Yan Ke menculik Duan Xu untuk memaksa He Simu menyerahkan tahtanya demi nyawa kekasihnya tersebut. Namun, rencana ini kembali gagal. Dalam upaya berikutnya, Yan Ke memaksa Duan Xu untuk menolongnya dengan menggunakan mantera penukar indera saat He Simu muncul untuk mengkonfrontasi Yan Ke. Duan Xu memanfaatkan kesempatan itu untuk mencoba merebut Lentera Wanling dari Yan Ke. Tanpa disadari oleh keduanya, Lu Da muncul dan menelan lentera tersebut.
Di sisi lain, konflik berlanjut dalam pertarungan terakhir antara Yan Ke dan He Simu. Dalam pertarungan ini, Lu Da yang mengetahui bahwa nyawa He Simu terikat pada Lentera Wanling kemudian memutuskan untuk menghancurkan lentera tersebut. Tindakan itu membuat He Simu terluka parah saat rahasia tersebut terbongkar.
Di tengah situasi itu, Yan Ke yang diperankan oleh Wei Zhe Ming muncul sebagai pahlawan. Ia mengorbankan dirinya hingga hancur menjadi abu demi menyelamatkan He Simu dari serangan maut Lu Da yang membabi buta.
Setelah konflik tersebut mereda, kisah berlanjut ke momen pernikahan He Simu yang diperankan oleh Dilraba Dilmurat dan Duan Xu yang diperankan oleh Chen Feiyu. Di tengah momen sakral tersebut, Duan Xu yang telah lama menderita akibat racun dan luka pertempuran membuat keputusan besar. Ia memilih untuk memberikan lima indra miliknya kepada He Simu agar sang pemimpin roh bisa merasakan dunia sebagai manusia seutuhnya untuk pertama kalinya. Namun, pengorbanan ini berujung pada kematian Duan Xu. Ia meninggal dalam pelukan He Simu, tepat saat He Simu mulai merasakan kepedihan emosional yang nyata.
Setelah kepergian Duan Xu, ia ternyata tidak benar-benar meninggalkan He Simu. Ia tetap hadir sebagai roh pengembara yang tidak terlihat, namun selalu mendampingi kekasihnya menjelajahi dunia. He Simu yang berduka kemudian memutuskan untuk menanggalkan posisinya sebagai penguasa roh dan menyerahkan kepemimpinan kepada Xue Chenying yang diperankan oleh Xu Weilo.
Meskipun mereka tetap bersama dalam dimensi yang berbeda, akhir cerita utama ini sempat menuai kekecewaan dari penggemar karena dianggap terlalu menyedihkan bagi pasangan yang telah berjuang keras.
Menyadari antusiasme penonton, pihak produksi Love Beyond the Grave merilis akhir alternatif dalam bentuk episode tambahan yang memberikan harapan baru. Dalam versi ini, karakter Zi Ji yang diperankan oleh Hu Yi Yao diungkap sebagai Dewa Si Ming yang mengendalikan takdir manusia dan roh. Terkesan oleh besarnya pengorbanan He Simu dan Duan Xu bagi keselamatan dunia, Zi Ji menawarkan kesempatan untuk membangkitkan kembali Duan Xu sebagai manusia biasa, dengan syarat He Simu melepaskan seluruh kekuatan spiritual serta status dewanya.
He Simu menyambut syarat tersebut tanpa ragu. Baginya, hidup sebagai manusia fana bersama Duan Xu adalah hadiah yang lebih berharga daripada kekuatan apa pun. Ia menyatakan dengan tegas, “Menjadi manusia adalah keinginan terbesarku, jadi bagaimana mungkin ini dianggap sebagai sebuah harga yang harus dibayar?”
Di akhir cerita tambahan ini, penonton diperlihatkan momen mengharukan saat He Simu yang kini telah menjadi manusia biasa bertemu kembali dengan Duan Xu yang telah hidup lagi di sebuah rumah sederhana. Momen ini menandai akhir yang lebih bahagia bagi kedua tokoh utama tersebut.









