LayarHijau.com – Pendiri sekaligus CEO iQIYI, Gong Yu, mengungkapkan kondisi mengkhawatirkan dalam industri film dan drama saat ini. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri forum industri dalam ajang Beijing International Film Festival pada 17 April.
Dalam pemaparannya, Gong Yu secara blak-blakan menyoroti tingginya biaya produksi yang membebani industri. Ia mengatakan, “Masalah pertama yang dihadapi industri adalah biaya produksi. Baik online maupun offline, baik film maupun drama, biayanya terlalu tinggi.”
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Ia bahkan menegaskan bahwa dari sudut pandang investor, kondisi ini sangat tidak ideal. “Jika dilihat dari perspektif manajer investasi, kemungkinan rugi itu besar, sementara peluang untung justru kecil,” ujarnya.
Gong Yu juga mengungkapkan bahwa tingkat keuntungan untuk drama yang tayang secara online masih tergolong rendah. “Untuk drama online, hanya sekitar 30 persen yang bisa menghasilkan uang. Dalam kondisi terbaik, mungkin 40 persen,” katanya.
Menurutnya, selama lebih dari satu dekade terakhir, berbagai komponen biaya di industri terus meningkat, yang secara langsung memperbesar risiko finansial. “Semua biaya meningkat dalam sepuluh tahun terakhir, sehingga risiko investasi makin besar. Akibatnya, orang berinvestasi lebih sedikit, dan jumlah karya juga berkurang,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perubahan pola konsumsi hiburan masyarakat yang kini semakin beragam. “Dunia ini bukan hanya film dan drama. Ada drama pendek, animasi, dan banyak bentuk hiburan lainnya. Kalau yang ini tidak menarik, penonton akan beralih ke yang lain,” ujarnya.
Gong Yu kemudian menyinggung fenomena “lipstick effect” dalam industri hiburan. “Efek lipstik itu selalu ada, tetapi ‘lipstik’-nya sekarang bukan film atau drama, melainkan drama pendek,” tambahnya.
Untuk mengatasi masalah tersebut, ia menekankan pentingnya menekan biaya produksi. Salah satu solusi yang dinilai paling potensial adalah pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI). “Dari sudut pandang ekonomi, kita harus menurunkan biaya. Salah satu peluangnya adalah AI. Jika teknologi AI digunakan secara luas di masa depan, biaya bisa turun drastis—menjadi sepertiga, seperlima, bahkan sepersepuluh dari sekarang,” pungkasnya.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


