Posted in

Apa Makna Judul Novel dan Drama When I Meet the Moon? Apa Hubungannya dengan Hidden Love dan The First Frost?

Bagikan

LayarHijau.com — When I Meet the Moon adalah drama yang diadaptasi dari novel karya Zhu Yi yang berjudul Zhe Yue Liang (Fold the Moon). Novel ini merupakan novel ketiga dari trilogi novel yang sangat populer di China.

Dua novel lainnya dalam trilogi ini adalah Hidden Love dan The First Frost. Keduanya sudah diadaptasi dalam dua drama berbeda dan meraih kesuksesan fenomenal. Drama Hidden Love dibintangi oleh Zhao Lusi dan Chen Zheyuan, sementara The First Frost dibintangi oleh Bai Jingting dan Zhang Ruonan. Sedangkan When I Meet the Moon dibintangi oleh Lin Yi dan Lu Yuxiao.

Makna Novel When I Meet the Moon

Novel ketiga ini memiliki judul asli Zhe Yue Liang (Fold the Moon), yang secara harfiah berarti memetik atau membengkokkan bulan. Sekilas, makna ini terasa aneh jika dibayangkan secara literal. Namun, dalam konteks maknanya, Zhe Yue Liang merujuk pada upaya mendekati dan memiliki sesuatu yang sangat indah atau ideal, tetapi proses tersebut justru dapat mengubah atau merusak keutuhannya.

Sementara itu, versi dramanya memilih menggunakan judul When I Meet the Moon untuk memudahkan pemahaman penonton internasional.

Novel Fold the Moon mengisahkan tentang Yun Li, seorang wanita muda yang merupakan mahasiswa pascasarjana sekaligus seorang food vlogger di sebuah platform. Ia adalah seorang wanita berparas cantik dan cerdas dengan kepribadian introvert. Berkat penampilannya, ia menarik perhatian banyak penggemar pria di platform video online. Uniknya, para penggemar pria ini memilih memanggil Yun Li sebagai “suami”.

Namun, yang tidak dipahami orang adalah Yun Li sebenarnya memiliki krisis kepercayaan diri. Ia terlahir dengan disabilitas, di mana telinga kirinya tuli. Hal ini menimbulkan berbagai masalah sejak ia kecil. Ia menjadi bahan ejekan keluarga besar maupun teman-teman sekolahnya. Ditambah lagi dengan sikap keras sang ayah yang memperlakukannya seolah kondisi telinga kirinya membuat anak gadisnya tidak memiliki kemampuan untuk hidup secara normal dan mandiri. Hal ini membuat Yun Li tumbuh sebagai wanita yang minder, pemalu, dan canggung secara sosial. Ia memiliki hubungan yang buruk dengan sang ayah sejak kecil.

Saat SMA, Yun Li menemukan sebuah video yang viral tentang kemenangan tim dari sebuah universitas, di mana salah satu anggotanya adalah Fu Shize. Penasaran dengan sosok tersebut, Yun Li mencari informasi lebih lanjut. Ia mengetahui bahwa berkat kegeniusannya, Fu Shize sudah melompat kelas sejak usia 15 tahun dan menempuh pendidikan di tingkat universitas.

Video itu sendiri menjadi viral karena ketampanan Fu Shize, hingga para netizen menjulukinya sebagai “bulan di dunia manusia”. Sosoknya dianggap sebagai sesuatu yang sangat indah, tetapi seperti bulan, tidak bisa didekati atau dijangkau. Yun Li terpesona oleh ketampanan Fu Shize sekaligus terinspirasi oleh pencapaiannya, meskipun jarak usia mereka tidak terlalu jauh.

Keduanya kemudian bertemu kembali saat Yun Li hendak kuliah pascasarjana. Saat itu Yun Li magang di pusat pengembangan teknologi virtual reality tempat Fu Shize bekerja. Singkat cerita, Yun Li yang minder, pendiam, dan canggung secara sosial memutuskan untuk mengejar cinta Fu Shize. Ia berusaha mendekati dan menggapai “bulan” yang sejak SMA ia kagumi. Hal ini membutuhkan seluruh keberanian serta kekuatan mental dan fisiknya.

Namun, usaha tersebut justru melukai Yun Li, dan hubungan keduanya kandas. Mereka berpisah selama beberapa tahun. Yun Li memutuskan mengikuti program pertukaran mahasiswa di Inggris selama masa ini. Saat dia pulang ke China, dia kemudian bertemu kembali dengan Fu Shize. Pria itu kemudian yang ganti mengejar kembali cinta Yun Li.

Perjalanan Yun Li inilah yang menjadi dasar judul novel dan drama ini. Dalam materi promosinya, Zhu Yi menyampaikan kalimat, “Untungnya, aku cukup berani, paling tidak aku telah bertemu dengan si bulan.” Kalimat ini kemudian sering dikutip oleh para penggemar Fold the Moon di Tiongkok dan digunakan sebagai dasar dari judul versi drama.

Trilogi Nanwu-Yihe

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Sources0
Via0

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted