LayarHijau.com – Aktor berbakat Zhang Linghe baru saja mencatatkan sejarah baru dalam karier internasionalnya setelah media cetak ternama asal Perancis, Ouest-France, merilis laporan khusus mengenai dirinya pada 21 April 2026. Dalam ulasan tersebut, Ouest-France secara gamblang memuji bintang utama drama Pursuit of Jade ini sebagai “Bintang Baru Tiongkok yang Mendominasi Perancis.”

Momen ini menjadi sangat istimewa karena untuk pertama kalinya surat kabar tersebut mendedikasikan sebuah ruang khusus untuk mengulas profil dan seluruh karya seorang aktor asal Tiongkok. Popularitas global Zhang Linghe juga terbukti melalui pencapaian luar biasa di media sosial internasionalnya, di mana ia berhasil meraih satu juta suka hanya dalam waktu 14 jam untuk satu unggahan, serta menambah lebih dari satu juta pengikut baru dalam satu bulan, yang memecahkan rekor kecepatan pertumbuhan penggemar bagi aktor pria Tiongkok di luar negeri.

Ouest-France sendiri bukanlah media sembarangan, melainkan surat kabar harian berbayar dengan oplah terbesar di Perancis, bahkan memegang predikat sebagai koran berbahasa Perancis dengan sirkulasi tertinggi di dunia. Berbasis di Rennes dan melayani wilayah Barat Perancis hingga Paris, media yang berdiri sejak 1944 ini memiliki pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini publik masyarakat Perancis.

Berbeda dengan koran nasional lain yang sering kali bersifat eksklusif, Ouest-France dikenal karena jangkauan pembacanya yang sangat luas dan beragam, sehingga terpilihnya Zhang Linghe sebagai subjek laporan khusus menunjukkan bahwa pengaruh sang aktor telah menembus pasar arus utama di Eropa, bukan sekadar di kalangan penggemar drama Asia saja.
Dalam edisi tersebut, Ouest-France menyoroti fenomena industri hiburan Tiongkok yang kini mulai memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara masif, dengan mengambil contoh dari drama terbaru Zhang Linghe, Pursuit of Jade. Media ini membahas polemik penggunaan teknologi “Na Dou Pro” oleh platform iQIYI yang mengubah visual Zhang Linghe dan lawan mainnya, Tian Xiwei, menjadi model iklan digital berbasis AI tanpa keterlibatan fisik mereka secara langsung. Laporan ini memicu diskusi hangat di Perancis mengenai masa depan profesi aktor, terutama setelah munculnya pernyataan bahwa produksi yang menggunakan aktor manusia asli suatu saat nanti mungkin hanya akan dianggap sebagai “warisan budaya tak benda” yang langka dan mahal.
View this post on Instagram
Meski dibayangi isu kontroversial mengenai digitalisasi aktor, Ouest-France tetap memuji kualitas akting nyata yang ditunjukkan Zhang Linghe. Mereka mencatat bahwa kesuksesan besar Pursuit of Jade di berbagai platform tetap bersumber dari emosi dan chemistry manusiawi yang tidak bisa digantikan oleh mesin.
Artikel tersebut menekankan bahwa meskipun AI mampu menekan biaya produksi dan mempercepat proses dubbing internasional, penonton tetap lebih menghargai “jiwa” dalam akting yang hanya bisa diberikan oleh aktor sungguhan. Hal ini sekaligus mempertegas posisi Zhang Linghe sebagai ikon global yang prestasinya kini diakui secara resmi oleh salah satu institusi pers paling berpengaruh di dunia.










