LayarHijau.com – Drama China The First Jasmine yang dibintangi Bai Lu dan Cheng Lei langsung mencuri perhatian sejak tayang. Hanya dalam dua hari, drama tersebut berhasil menduduki peringkat pertama indeks popularitas Maoyan dan mengungguli Ashes to Crown yang dibintangi Chen Duling dan Zhou Yiran.
Kesuksesan itu datang bersamaan dengan kontroversi. Banyak pembaca novel asli mengkritik perubahan besar pada latar belakang tokoh utama Ye Li yang diperankan Bai Lu. Mereka menilai adaptasi televisinya telah menghilangkan salah satu elemen paling penting dari karakter tersebut.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Peringatan spoiler: Bagian berikut mengandung pembahasan alur cerita terbaru drama The First Jasmine.
Dalam drama, Ye Li menikah dengan Mo Xiuyao, Pangeran Ding yang diperankan Cheng Lei, setelah mendapat titah pernikahan dari Janda Permaisuri. Meski awalnya hanya pernikahan yang diatur, hubungan keduanya perlahan berubah menjadi kisah cinta.
Ye Li merasa memiliki utang budi kepada keluarga Mo karena alasan yang berkaitan dengan ibunya. Karena itu, ia bersyukur Mo Xiuyao bersedia menikahinya sehingga ia dapat meninggalkan Akademi Lishan. Di sisi lain, Mo Xiuyao ternyata telah lama menyimpan perasaan terhadap Ye Li karena pertolongan yang pernah diterimanya di masa lalu.
Episode terbaru memperlihatkan Mo Xiuyao mulai menyadari ada sesuatu yang janggal pada Ye Li. Ia sering melihat istrinya berbicara sendiri seolah sedang bercakap-cakap dengan seseorang yang tidak terlihat.
Kecurigaan itu semakin kuat ketika suatu malam pelayan pribadi Ye Li, Qing Shuang, berteriak karena melihat monyet. Ye Li segera mengambil tongkat dan menuju halaman belakang untuk mengusir kawanan hewan tersebut, tetapi para penjaga kemudian datang mengamankan situasi. Setelah melakukan penyelidikan, Mo Xiuyao justru menemukan bahwa tidak ada seekor monyet pun di kediaman mereka.
Ia kemudian mencari tahu apakah di Akademi Lishan, tempat Ye Li pernah tinggal, memang pernah ada kawanan monyet. Jawaban yang diperolehnya membuat Mo Xiuyao mulai mempertanyakan apa yang sebenarnya dialami Ye Li di sana. Misteri itu juga berkaitan dengan tragedi pembantaian yang pernah menimpa Akademi Lishan dan membuat banyak penonton semakin penasaran dengan kelanjutan ceritanya.
Di balik respons positif terhadap alur drama, perubahan dari versi novel justru memicu perdebatan. Dalam novel Sheng Shi Di Fei, Ye Li sebenarnya adalah seorang anggota pasukan khusus dari era modern yang berpindah ke masa lalu. Dengan pengetahuan dan kemampuannya, ia mampu mengatasi berbagai musuh dan situasi sulit sepanjang cerita.
Namun, adaptasi televisi menghapus sepenuhnya konsep tersebut dan menggantinya dengan alur yang berfokus pada perjuangan Ye Li dan Mo Xiuyao membalas dendam bersama.
Banyak pembaca novel di China menyayangkan keputusan tersebut. Mereka menilai penghapusan identitas Ye Li sebagai tokoh yang datang dari era modern membuat karakternya kehilangan keunikan. Sejumlah penggemar bahkan melontarkan kritik seperti, “Menghapus pengaturan penting ini membuat Ye Li tidak lagi istimewa,” dan “Ini benar-benar perubahan besar terhadap cerita asli.” Ada pula yang berpendapat bahwa tanpa elemen tersebut, The First Jasmine berubah menjadi “sekadar drama romantis kostum biasa” dan kehilangan daya tarik yang membuat novel aslinya begitu populer.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


