LayarHijau.com – Drama China The First Jasmine yang dibintangi Bai Lu dan Cheng Lei memasuki puncak konflik menjelang penayangan episode terakhir. Tencent Video dijadwalkan merilis episode penutup lebih awal untuk pelanggan VIP pada 28 Juni. Sementara itu, episode terbaru telah menghadirkan twist emosional yang membuat banyak penonton menangis.
Peringatan spoiler: Artikel ini mengandung bocoran cerita hingga episode 33.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Dalam episode tersebut, Ye Li (Bai Lu) kembali seorang diri ke Akademi Lishan setelah mengalami gangguan mental akibat terpukul oleh keputusan suaminya, Mo Xiuyao (Cheng Lei), yang meminta berpisah darinya. Mengetahui kondisi Ye Li, Mo Xiuyao yang digambarkan berambut memutih hanya dalam semalam karena penyesalan memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya dan segera menyusul sang istri.
Namun, setibanya di Akademi Lishan, Mo Xiuyao dibuat terkejut. Tempat yang selama ini sering diceritakan Ye Li ternyata telah lama terbengkalai. Selain Ye Li, tidak ada seorang pun yang masih hidup di sana. Saat menemukan deretan makam di belakang akademi pada malam hari, ia akhirnya mengetahui rahasia kelam yang selama ini disembunyikan sang istri.
Terungkap bahwa bertahun-tahun sebelumnya, wabah penyakit mematikan melanda Akademi Lishan. Kakak-kakak seperguruan Ye Li menolak turun gunung untuk meminta bantuan karena tidak ingin menyerah kepada Permaisuri Janda. Mereka bahkan mengurung Ye Li ketika ia bersikeras mencari pertolongan. Saat akhirnya berhasil keluar, seluruh penghuni akademi telah meninggal akibat wabah.
Sejak menguburkan sendiri guru dan sahabat-sahabatnya, Ye Li mengalami trauma yang sangat berat. Demi melindungi dirinya dari kenyataan yang terlalu menyakitkan, ia tanpa sadar menciptakan dunia khayalan, seolah semua orang yang dicintainya masih hidup dan selalu berada di sisinya. Karena itulah setiap kali Ye Li menceritakan kehidupan di Akademi Lishan setelah menikah, orang-orang yang ia sebut sebenarnya hanya ada di dalam pikirannya.
Salah satu adegan yang paling menyayat hati terjadi ketika Mo Xiuyao memahami penyebab gangguan mental Ye Li. Alih-alih langsung memaksanya menerima kenyataan, ia memilih mengikuti dunia khayalan sang istri. Ia menemani Ye Li menikmati makan malam bersama “keluarga besar” Akademi Lishan.
Dari sudut pandang Ye Li, meja makan dipenuhi guru dan sahabat yang bercanda serta tertawa bersama. Namun dari sudut pandang Mo Xiuyao, hanya ada dirinya dan Ye Li yang duduk menghadap kursi-kursi kosong sambil berbicara kepada udara. Kontras dua perspektif itu menjadi salah satu adegan paling emosional dalam drama ini.
Mo Xiuyao kemudian perlahan membimbing Ye Li menuju kompleks makam di belakang akademi. Di sanalah seluruh ingatan yang selama ini terkubur akhirnya kembali. Ye Li menyadari bahwa semua orang yang dicintainya telah lama meninggal dunia. Ia pun menangis histeris di depan deretan makam setelah menghadapi kenyataan pahit yang selama ini berusaha ia lupakan.
Akting Bai Lu dan Cheng Lei dalam episode ini juga menuai banyak pujian dari penonton. Bai Lu dinilai berhasil menggambarkan sosok Ye Li yang hidup di antara kenyataan dan dunia khayalan, sementara adegan-adegan emosionalnya berhasil menyentuh hati. Di sisi lain, Cheng Lei dipuji karena mampu memperlihatkan kepedihan Mo Xiuyao yang memilih menahan emosinya demi melindungi wanita yang dicintainya. Chemistry keduanya membuat ketegangan emosional menjelang ending drama semakin terasa.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


