Posted in

Drama Overdo Ganti Adegan Pembuka Buatan AI Setelah Banjir Kritik dari Penonton China

Bagikan

LayarHijau.com – Tim produksi drama Overdo akhirnya mengganti adegan pembuka (opening) buatan kecerdasan buatan (AI) setelah menuai banjir kritik dari penonton di China.

Keputusan itu diumumkan melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Senin malam. Selain meminta maaf, tim produksi juga menjelaskan bahwa penggunaan AI sejak awal bukan dimaksudkan sebagai jalan pintas dalam proses produksi.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Mereka mengungkapkan bahwa adegan pembuka tersebut dirancang untuk membantu penonton memahami hubungan kedua tokoh utama dalam waktu singkat. Melalui rangkaian perpindahan gambar yang cepat, opening itu menceritakan masa kecil sang tokoh utama, perjalanan hubungan mereka sebelum cerita utama dimulai, sekaligus menyisipkan sejumlah petunjuk yang akan terungkap pada episode-episode berikutnya.

Tim produksi berharap opening tersebut dapat menjadi pelengkap yang membuat penonton lebih mudah mengikuti alur cerita.

Namun, hasilnya justru di luar dugaan.

“Realitas berkata lain.” Begitulah kira-kira pengakuan tim produksi. Mereka mengaku sama sekali tidak menyangka konsep tersebut akan memicu kontroversi besar.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh penggemar yang telah mendukung dan mencintai drama ini,” tulis mereka.

Tim produksi mengatakan bahwa setelah menerima berbagai masukan pada hari pertama penayangan, mereka langsung bekerja semalaman untuk membuat ulang adegan pembuka tersebut. Setelah melalui beberapa hari proses produksi dan koordinasi, versi baru kini telah selesai dan menggantikan opening sebelumnya di platform penayangan.

Mereka menegaskan bahwa pengalaman menonton penonton merupakan standar utama.

“Semua saran dan kritik sangat berharga bagi kami,” tulis tim produksi, seraya berjanji kualitas cerita akan semakin baik di setiap episode berikutnya.

Penonton China Bukan Menolak AI

Sejak tayang perdana, Overdo yang dibintangi Zhang Linghe dan Wang Churan memang langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial China. Topik mengenai adegan pembuka AI dan kesan drama yang terasa seperti drama pendek bahkan sempat masuk daftar pencarian terpopuler.

Namun, menurut analisis Sohu Entertainment, kemarahan penonton sebenarnya bukan karena mereka anti terhadap teknologi AI.

Dalam setahun terakhir, industri hiburan China justru dibanjiri drama pendek yang dibuat sepenuhnya menggunakan AI. Banyak di antaranya menampilkan visual yang semakin realistis, gerakan yang lebih halus, dan kualitas artistik yang terus berkembang. Dengan kata lain, penonton China sudah terbiasa melihat karya berbasis AI dengan kualitas yang tinggi.

Karena itulah, standar mereka terhadap visual AI ikut meningkat.

Ekspektasi Tinggi Berubah Menjadi Kekecewaan

Sohu menilai adegan pembuka Overdo tidak memberikan kualitas visual yang cukup meyakinkan dibandingkan berbagai karya AI yang sudah beredar. Meski ada sebagian penonton yang memuji tampilannya menyerupai lukisan cat minyak, komentar bernada negatif jauh lebih mendominasi. Banyak yang menyebut tampilannya terlihat murah dan kurang menunjukkan kesungguhan produksi.

Di sisi lain, Overdo merupakan drama yang sejak awal sudah membangun ekspektasi tinggi. Drama berlatar era Republik China ini dibintangi Zhang Linghe dan Wang Churan, serta mengangkat kisah melodrama dengan berbagai konflik yang menarik perhatian.

Selama proses syuting, foto-foto di balik layar berkali-kali viral. Tata rias, kostum, suasana era Republik China, hingga chemistry Zhang Linghe dan Wang Churan menuai banyak pujian. Karena itu, banyak penonton berharap drama ini tampil dengan kualitas premium sejak menit pertama.

Ketika episode perdana justru dibuka dengan adegan AI yang dinilai biasa saja, sebagian penonton merasa ekspektasi mereka tidak terpenuhi.

Bukan AI yang Dipermasalahkan, Melainkan Cara Penggunaannya

Kekecewaan penonton semakin besar karena setelah adegan pembuka berakhir, sebagian dari mereka juga menilai gaya penyajian episode pertama terasa seperti drama pendek.

Menurut Sohu, yang dimaksud bukan hanya alur cerita yang penuh konflik dan kejutan, tetapi juga ritme penceritaan, pengambilan gambar, serta bahasa visual yang dianggap lebih menyerupai drama vertikal berdurasi singkat dibanding drama televisi panjang yang umumnya lebih tenang dan sinematis.

Sohu menilai polemik ini seharusnya tidak dipahami sebagai penolakan terhadap AI. Penggunaan AI dalam drama panjang diperkirakan akan semakin umum seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan industri untuk meningkatkan efisiensi produksi.

Yang dipersoalkan penonton adalah cara penggunaannya.

AI dinilai lebih tepat dimanfaatkan untuk mendukung proses produksi, seperti memperbanyak kerumunan, memperluas latar, atau membantu efek visual tanpa mengurangi kualitas drama. Dalam kondisi seperti itu, penonton bahkan mungkin tidak menyadari keberadaan AI.

Sebaliknya, ketika AI dijadikan bagian pertama yang dilihat penonton dan hasilnya dianggap belum memenuhi ekspektasi, kesan premium sebuah drama justru ikut berkurang.

Kontroversi Overdo pun menjadi pengingat bahwa penonton tidak menolak teknologi AI. Mereka hanya menginginkan teknologi tersebut benar-benar digunakan untuk meningkatkan kualitas produksi, bukan menggantikan sentuhan kreatif yang menjadi daya tarik utama sebuah drama panjang.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *