LayarHijau.com – Drama China Blossoms of Power (百花杀) resmi menutup kisahnya dengan akhir bahagia bagi pasangan utama, Shen Xihe dan Xiao Huayong. Namun, ending drama ini juga memicu perbincangan hangat karena mengubah nasib dua karakter penting dibandingkan versi novel, yakni Pangeran Xin yang diperankan Jeremy Xu dan Pangeran Lie yang diperankan Lai Weiming.
Peringatan spoiler: Artikel ini mengandung pembahasan lengkap mengenai ending Blossoms of Power.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Perubahan tersebut justru mendapat banyak pujian dari penonton. Banyak yang menilai versi drama memberikan dampak emosional yang lebih kuat sekaligus mempertegas tragedi cinta dua kehidupan antara Shen Xihe dan Xiao Changqing.
Di episode terakhir, Putra Mahkota Xiao Huayong (He Yu) dan Shen Xihe (Meng Ziyi) harus melalui perpisahan yang menyayat hati. Shen Xihe kemudian menjadi Ibu Suri, sementara putra mereka, Chen Yujin, naik takhta sebagai kaisar. Empat tahun kemudian, Xiao Huayong akhirnya kembali ke sisi istri dan putranya setelah lama menghilang. Reuni keluarga kecil mereka menjadi penutup manis yang mendapat respons positif dari banyak penonton.
Di sisi lain, Pangeran Xin Xiao Changqing (Jeremy Xu) tetap memimpin pemberontakan karena belum mampu melepaskan perasaannya kepada Shen Xihe dari kehidupan sebelumnya. Pada akhirnya ia tewas di pelukan Shen Xihe.
Sebelum mengembuskan napas terakhir, Shen Xihe mengungkap bahwa ia memahami tujuan sebenarnya di balik pemberontakan Xiao Changqing. Ia menyadari bahwa semua tindakan pria itu bukan semata-mata demi merebut takhta, melainkan untuk memastikan Shen Xihe dan putra mereka dapat mempertahankan posisi di istana tanpa ancaman. Xiao Changqing rela mengorbankan nyawanya demi membuka jalan bagi mereka. Adegan tersebut menjadi salah satu momen paling menguras emosi dalam drama.
Namun, akhir cerita tersebut berbeda cukup jauh dari novel asli After My Flowers Bloom, Hundreds of Flowers Die (我花開後百花殺) karya Jin Huang.
Dalam novel, Xiao Changqing tidak meninggal. Setelah menyadari obsesinya terhadap Shen Xihe, ia memilih melepaskan perasaannya dan kemudian menjadi guru kekaisaran (taifu) bagi Kaisar muda Chen Yujin.
Sebaliknya, karakter yang gugur adalah Pangeran Lie Xiao Changying yang diperankan Lai Weiming di drama. Dalam novel, Xiao Changying mengorbankan dirinya untuk menghentikan ambisi kakaknya, Xiao Changqing. Pengorbanan sang adik inilah yang akhirnya menyadarkan Xiao Changqing hingga ia meninggalkan ambisinya dan mengabdikan diri sebagai pembimbing bagi kaisar muda.
Meski banyak penggemar sedih melihat Xiao Changqing meninggal dalam versi drama, perubahan tersebut justru menuai respons positif. Penonton menilai akhir tragis itu lebih sesuai dengan karakter Xiao Changqing yang keras kepala sekaligus mencintai Shen Xihe tanpa syarat. Pengorbanannya juga memperkuat kisah cinta tragis mereka yang telah berlangsung selama dua kehidupan sehingga memberikan dampak emosional yang lebih besar dibandingkan versi novel.
Selain perubahan ending, Blossoms of Power juga mengalami peningkatan reputasi menjelang episode terakhir. Drama ini sempat turun ke peringkat kedua setelah Overdo (这一秒过火) yang dibintangi Zhang Linghe dan Wang Churan mengambil alih posisi puncak popularitas saat mulai tayang.
Meski demikian, ketika memasuki penayangan episode-episode terakhir, reputasi Blossoms of Power justru meningkat. Banyak netizen Tiongkok memuji pemilihan pemain, alur cerita, serta kualitas sinematografinya. Mereka menilai perubahan ending, terutama nasib Xiao Changqing, membuat drama ini memiliki emosi dan daya pukau yang lebih kuat. Tak sedikit pula yang berpendapat Blossoms of Power menutup penayangannya dengan kualitas yang lebih memuaskan dan memperoleh ulasan yang lebih baik dibandingkan Overdo.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


