LayarHijau.com – Zhao Lusi kembali menjadi sorotan berkat kesuksesannya di luar dunia akting. Brand gaya hidup miliknya, ROSYDOEDIAN (RDD), disebut mencatat nilai penjualan lebih dari 100 juta yuan atau sekitar Rp220 miliar hanya dalam tiga bulan setelah diluncurkan. Angka tersebut merupakan nilai transaksi penjualan, bukan keuntungan bersih yang diterima Zhao Lusi.
Kesuksesan tersebut menjadi perhatian karena ROSYDOEDIAN masih tergolong brand yang relatif baru. RDD secara resmi didirikan pada 2025 dan mengusung konsep yang menggabungkan gaya hidup manusia dengan hewan peliharaan. Dalam waktu kurang dari satu tahun, brand tersebut telah berkembang dari bisnis online menjadi brand dengan sejumlah toko dan gerai sementara di berbagai kota China.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Nama ROSYDOEDIAN berasal dari “Rosy”, nama Inggris Zhao Lusi, serta nama dua anjing peliharaannya, Doe dan Dian (点点). Kedua anjing tersebut juga menjadi bagian penting dari identitas visual dan konsep brand.
RDD Buka Toko di Sejumlah Kota China
Perkembangan ROSYDOEDIAN terlihat dari ekspansi gerainya. RDD telah hadir melalui toko dan gerai sementara di sejumlah kota, termasuk Shanghai dan Beijing, sementara brand tersebut juga memperluas kehadirannya ke berbagai wilayah lain di China.
Pada September 2026, lini pakaian ROSYDOEDIAN DRIP bahkan membuka toko flagship pertamanya di Shanghai. Toko tersebut berada di kawasan Anfu Road dan menjadi langkah RDD menuju operasional toko fisik secara permanen, setelah sebelumnya lebih banyak mengandalkan toko sementara dan aktivitas penjualan online.
Sebelumnya, gerai sementara RDD di sejumlah lokasi juga menarik banyak pengunjung. Salah satu gerai di Shanghai disebut membutuhkan waktu tunggu lebih dari satu jam untuk masuk pada jam-jam ramai.
Produk RDD mencakup berbagai kebutuhan sehari-hari, mulai dari pakaian, tas, aksesori, gelas dan botol minum, aksesori rambut, perlengkapan rumah, hingga berbagai produk untuk hewan peliharaan.
Produk RDD Sering Habis Terjual
Nilai penjualan yang tinggi juga didukung oleh performa sejumlah produk yang menjadi populer di kalangan konsumen.
Media China melaporkan beberapa produk RDD langsung habis setelah diluncurkan. Gelas minum dan sejumlah aksesori, misalnya, disebut harus kembali dipasok setelah stok sebelumnya ludes.
Produk RDD juga berada di kisaran harga menengah hingga cukup tinggi. Salah satu laporan menyebut gelas populer RDD dijual seharga 269 yuan atau sekitar Rp590 ribu, sedangkan jepit rambut berbentuk hiu dibanderol 169 yuan atau sekitar Rp370 ribu. Meski demikian, harga tersebut tidak menghalangi produk tertentu untuk tetap laris.
Laporan yang sama menyebut sejumlah produk populer bahkan harus dibeli dengan cepat karena stoknya terbatas. Ada pula konsumen di pasar sekunder yang bersedia membayar biaya tambahan untuk mendapatkan produk RDD ketika stok resmi habis.
Zhao Lusi Jadikan Kehidupan Sehari-hari sebagai Inspirasi Brand
Salah satu karakteristik ROSYDOEDIAN adalah keterkaitannya yang sangat erat dengan kehidupan sehari-hari Zhao Lusi.
Konsep produknya tidak hanya berkisar pada barang dengan nama atau foto sang aktris. RDD mengambil inspirasi dari berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti pakaian yang dikenakan, perlengkapan rumah, aksesori, hingga kebutuhan hewan peliharaan.
Doe dan Dian juga memiliki peran besar dalam identitas RDD. Kedua anjing tersebut menjadi sumber inspirasi utama untuk berbagai elemen visual brand dan terus muncul dalam konten resmi ROSYDOEDIAN.
Konsep tersebut kemudian dikembangkan menjadi gagasan “manusia dan hewan peliharaan hidup berdampingan”. Produk RDD mencakup kebutuhan manusia sekaligus berbagai perlengkapan untuk hewan peliharaan, termasuk pakaian, mainan, dan tali untuk anjing.
Tidak Hanya Mengandalkan Nama Zhao Lusi
Media China yang mengulas perkembangan ROSYDOEDIAN menilai brand tersebut berusaha membangun identitas sebagai brand gaya hidup, bukan sekadar menjual merchandise seorang selebritas.
Produk RDD dirancang dengan identitas visual yang konsisten, termasuk penggunaan warna-warna cerah serta berbagai elemen seperti motif anjing, polkadot, leopard, jamur, bintang, dan ceri.
Kehidupan Zhao Lusi dan kedua anjingnya juga menjadi bagian dari konten brand. Akun resmi RDD secara rutin menampilkan Doe dan Dian, sementara konten yang berkaitan dengan keduanya turut membangun karakter dan dunia visual ROSYDOEDIAN.
Dengan pendekatan tersebut, popularitas Zhao Lusi menjadi pintu masuk bagi RDD, sementara produk dan konsep brand menjadi bagian dari upaya membangun identitasnya sendiri.
RDD Sudah Berkembang di Luar China
Perkembangan ROSYDOEDIAN juga mulai merambah pasar luar China. Pada Mei 2026, RDD melakukan debut di Asia Tenggara melalui aktivitas di Thailand, termasuk kehadiran fisik di Bangkok dan promosi melalui TikTok.
Brand tersebut membawa konsep “manusia dan hewan peliharaan hidup berdampingan” ke pasar baru dengan produk yang mencakup kebutuhan sehari-hari, pakaian, perlengkapan rumah, serta produk untuk hewan peliharaan.
Sementara itu, perkembangan di China terus berlangsung. Pada September 2026, lini pakaian ROSYDOEDIAN DRIP membuka flagship store permanen pertamanya di Shanghai setelah sebelumnya melakukan berbagai uji pasar melalui toko sementara.
Zhao Lusi Bersiap Kembali dengan Farewell Letter
Di tengah perkembangan bisnis tersebut, Zhao Lusi juga bersiap kembali ke dunia drama melalui Farewell Letter (告别信).
Youku secara resmi mengumumkan Farewell Letter sebagai bagian dari daftar drama 2027. Zhao Lusi tercatat sebagai sutradara sekaligus pemeran utama. Drama tersebut diadaptasi dari novel karya penulis Jerman Kerstin Gier, 《十三封自杀告别信》.
Menurut pengumuman resmi Youku, ceritanya berpusat pada seorang perempuan yang mendekati usia 30 tahun. Saat berada di titik terendah dalam hidupnya, ia menulis 13 surat perpisahan yang ditujukan kepada orang-orang di sekitarnya. Surat-surat tersebut kemudian memicu rangkaian kejadian yang membuatnya kembali menghadapi kehidupan dan mempertimbangkan kembali pilihan-pilihan yang telah dibuatnya.
Proyek tersebut menjadi langkah baru bagi Zhao Lusi karena selain menjadi pemeran utama, ia juga untuk pertama kalinya tercatat sebagai sutradara dalam sebuah drama.
Sementara itu, kesuksesan ROSYDOEDIAN menunjukkan bahwa aktivitas Zhao Lusi selama tidak memiliki drama baru bukan berarti popularitas komersialnya ikut meredup. Dalam waktu singkat, brand yang dibangun dari nama Zhao Lusi dan kedua anjingnya tersebut telah berkembang menjadi bisnis gaya hidup dengan produk yang beragam, toko fisik, serta pasar yang mulai meluas ke luar China.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


