LayarHijau.com – Toko dessert milik Zhao Lusi, Rooosy Time, di Chengdu langsung menarik perhatian sejak menjalani uji coba operasional. Pada pagi hari, antrean sudah mengular di area makan, sementara roti dan kue dari kelompok produksi pertama hampir habis hanya sekitar 40 menit setelah toko dibuka.
Rooosy Time menjalani uji coba operasional pada 21-23 September dan resmi dibuka pada 24 September. Toko ini berlokasi di Fanmu Flying International Cultural and Creative Park, Chengdu.
Pada 23 September, ketika toko baru dibuka, antrean panjang kembali terlihat di area makan. Menurut laporan Cover News yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi, bahkan ada pengunjung yang datang dari Luzhou, kota lain di Provinsi Sichuan yang berjarak sekitar 260 kilometer dari Chengdu, dengan kereta pagi khusus untuk mengunjungi toko tersebut.
Pengunjung yang datang tidak hanya penggemar Zhao Lusi. Sejumlah mahasiswa dan pekerja kantoran di sekitar lokasi juga datang untuk mencoba toko tersebut sebelum jam makan siang.
Seorang pelanggan bermarga Li mengatakan dirinya tiba tepat pukul 10 pagi dan harus mengantre sekitar satu setengah jam sebelum akhirnya bisa menikmati paket makanan ringan. Sementara itu, setelah toko beroperasi sekitar 40 menit, roti dan kue dari kelompok produksi pertama hampir seluruhnya habis.

Dari sisi interior, Rooosy Time mengusung gaya bernuansa Korea dengan perpaduan dinding putih dan kayu alami. Ruangannya cukup luas dan memberikan kesan yang menurut sejumlah pelanggan awal seperti “bukan di Pulau Jeju, melainkan di Chengdu.”
Menu yang tersedia cukup beragam, mencakup kopi, dessert, kue, hingga makanan utama. Pilihannya antara lain kombucha, soufflé, sandwich, paket brunch, makanan panggang, serta berbagai jenis kue dan dessert.
Harga menu individual berada di kisaran 26 hingga 98 yuan atau sekitar Rp60 ribu hingga Rp226 ribu. Salah satu menu yang cukup diminati adalah kue wijen hitam dengan aroma gandum tanpa telur dan susu seharga 78 yuan atau sekitar Rp180 ribu.
Namun, menu yang paling menjadi sorotan adalah “Mi Dingin Rasa Sichuan” yang dibanderol 48 yuan atau sekitar Rp111 ribu. Menu tersebut menjadi salah satu perhatian utama pengunjung di tengah beragam pilihan makanan yang tersedia.
Pembukaan Rooosy Time juga menjadi langkah baru Zhao Lusi di bisnis kuliner setelah toko dessert miliknya di Hengdian sebelumnya berhenti beroperasi akibat sengketa merek dagang dengan mitra bisnisnya. Sebelumnya, Zhao Lusi bahkan pernah mengatakan dalam siaran langsung bahwa dirinya tidak akan membuka toko dessert lagi.
Kini, kemunculan Rooosy Time di Chengdu menandai kembalinya Zhao Lusi ke bisnis dessert. Antusiasme pada masa uji coba terlihat dari antrean panjang dan kedatangan pelanggan dari luar kota.
Di luar aktivitas bisnis, Zhao Lusi sebelumnya secara terbuka meminta perusahaan manajemennya, Galaxy Cool Entertainment, untuk mengakhiri kontrak hingga akhirnya berhasil menyelesaikan hubungan kerja sama tersebut.
Menjelang akhir tahun, Zhao Lusi kembali mendapat perhatian melalui drama Love’s Ambition. Pada Mei tahun ini, konser Zhao Lusi di Bangkok juga mendapat respons besar dengan 12.000 tiket dilaporkan terjual habis hanya dalam 38 detik setelah penjualan dibuka.









