LayarHijau.com – Drama China Irreplaceable (无可替代) menuai kritik karena konflik di dalamnya dinilai lebih menyerupai perebutan kekuasaan di istana daripada persaingan profesional di tempat kerja. Sebaliknya, drama kolosal romantis Against the Current (兰香如故) justru mendapat pujian karena menggambarkan kehidupan para pelayan di kediaman keluarga bangsawan dengan aturan dan dinamika yang terasa realistis.
Irreplaceable berfokus pada industri konsultasi dan mengikuti perjalanan Xu Chi, perempuan muda yang bertekad menghasilkan banyak uang dan menjadi sosok yang tidak tergantikan karena pengalaman keluarganya. Sementara itu, Ye Xinzhi merupakan eksekutif di perusahaan barang konsumsi ternama. Hubungan mereka awalnya berkembang sebagai hubungan mentor dan rekan yang saling mendukung, sebelum akhirnya berubah menjadi kisah cinta.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Konflik Dunia Kerja Irreplaceable Dinilai Tidak Realistis
Dalam kehidupan nyata, tidak sedikit orang yang menggambarkan persaingan di tempat kerja seperti perebutan kekuasaan di istana. Namun, konflik dalam Irreplaceable dinilai tidak dibangun di atas gambaran lingkungan kerja yang meyakinkan. Persaingan antarkarakter juga dianggap menyimpang dari logika yang lazim sehingga tidak banyak membangkitkan diskusi maupun keterikatan emosional penonton.
Salah satu adegan yang menuai kritik terjadi ketika Xu Chi masih kuliah dan bersaing mendapatkan posisi magang di perusahaan barang konsumsi ternama. Setelah wawancara, hasil seleksi diumumkan melalui daftar nama yang ditempel di papan pengumuman. Cara tersebut dianggap ketinggalan zaman oleh sejumlah penonton.
Adegan lain yang mengundang keheranan terjadi ketika Xu Chi mengungkapkan latar belakang keluarganya di hadapan banyak orang demi mendapatkan pengakuan dari Ye Xinzhi. Ia menceritakan perselingkuhan ayahnya yang menghancurkan keluarganya, ibunya yang meninggal setelah lama memendam kesedihan, serta keinginannya mengumpulkan banyak uang untuk membeli kembali rumah lama milik neneknya.
Pengungkapan masalah keluarga yang sangat pribadi dalam situasi tersebut membuat adegannya terasa janggal bagi sebagian penonton.
Kemampuan Xu Chi Terlalu Sempurna, Seniornya Justru Menjadi Penghalang
Kritik semakin menguat setelah Xu Chi lulus kuliah dan mulai bekerja di perusahaan impiannya. Meskipun berasal dari perguruan tinggi yang bukan termasuk kelompok universitas paling bergengsi di China, kemampuannya digambarkan melampaui banyak rekan kerja dengan latar belakang pendidikan yang lebih mentereng.
Bahkan, senior yang membimbingnya, yang sebelumnya mencatatkan kinerja terbaik di tim, justru harus mengandalkan arahan Xu Chi untuk memperbaiki kesalahan.
Tokoh utama tentu boleh digambarkan cerdas dan pekerja keras. Namun, ketika kemampuannya dibuat terlalu luar biasa hingga mengungguli hampir semua orang di sekitarnya, penggambaran tersebut justru berisiko membuat karakternya kurang meyakinkan.
Masalah lainnya muncul melalui karakter senior yang ditugaskan membimbing Xu Chi. Karena sedang hamil dan khawatir posisinya akan direbut oleh karyawan baru tersebut, sang senior memilih untuk menyulitkan Xu Chi.
Ia menyuruh Xu Chi mengerjakan berbagai tugas remeh dan membawanya ke acara minum-minum yang tidak ada kaitannya dengan pekerjaannya. Perlakuan yang sengaja dirancang untuk menjatuhkan karyawan baru itu dinilai berlebihan dan membuat penonton merasa tidak nyaman.
Persaingan yang tajam, intrik berlebihan, dan motivasi karakter yang dianggap kurang masuk akal membuat lingkungan kerja dalam Irreplaceable terasa seperti dunia fiktif yang dipenuhi perebutan kekuasaan di istana.
Meski demikian, anggapan tersebut tidak selalu bermakna negatif. Konflik yang intens menunjukkan bahwa drama ini memiliki pertentangan antarkarakter yang berpotensi menarik untuk diikuti. Bagi penonton yang bisa menerima bagian cerita yang jauh dari kenyataan, intrik tersebut mungkin tetap terasa menghibur.
Pangsa Penayangan Irreplaceable Tertinggal Jauh dari Against the Current
Sayangnya, performa penayangan Irreplaceable menjelang tamat terbilang kurang memuaskan. Berdasarkan data Yunhe, pangsa penayangan drama ini hanya mencapai angka tertinggi 11,7 persen. Angka tersebut jauh di bawah Against the Current, yang pada periode yang sama mencatatkan pangsa penayangan lebih dari 40 persen.
Perbandingan kedua drama ini menarik karena Against the Current justru mendapat pujian ketika kehidupan para pelayan di kediaman keluarga bangsawan dianggap menyerupai kehidupan pekerja di kantor modern.
Drama tersebut mengikuti Xu Lanxiang, yang menjalani kehidupan sebagai pelayan di kediaman keluarga Lin. Para pelayan memiliki tingkatan masing-masing dan bertanggung jawab atas tugas yang berbeda. Mereka bisa mendapatkan kenaikan posisi atau penghargaan jika bekerja dengan baik, sedangkan mereka yang melakukan kesalahan dapat menerima hukuman dari majikan.
Meskipun berlatar zaman kuno dalam dunia fiktif, kehidupan para pelayan dalam bagian awal cerita terasa konkret. Aturan mengenai hierarki, pembagian tugas, penghargaan, dan hukuman dibangun dengan jelas sehingga penonton tidak merasa bahwa konflik yang terjadi sekadar dibuat-buat.
Karena itu, penilaian bahwa kehidupan para pelayan dalam Against the Current menyerupai dunia kerja modern cenderung bernada positif. Sebaliknya, anggapan bahwa lingkungan kerja dalam Irreplaceable menyerupai perebutan kekuasaan di istana lebih banyak digunakan untuk mengkritik kelemahan penulisan ceritanya.
Penonton Menginginkan Konflik yang Masuk Akal
Perbedaan penerimaan terhadap kedua drama tersebut memperlihatkan bahwa penonton tidak selalu menuntut cerita yang sepenuhnya mencerminkan kenyataan. Hal yang lebih penting adalah aturan yang konsisten, konflik yang masuk akal, serta karakter yang bertindak sesuai dengan motivasi dan keadaan yang telah dibangun dalam cerita.
Khususnya dalam drama berlatar masa kini, konflik yang terlalu jauh dari realitas dan dibuat-buat dapat membuat cerita terasa kosong serta kaku. Sebaliknya, cerita yang tetap berpijak pada kehidupan sehari-hari dan mengikuti logika yang dapat dipahami akan memberikan dasar lebih kuat bagi perkembangan karakter.
Pada akhirnya, daya tarik sebuah drama tidak hanya bergantung pada besarnya konflik yang dihadirkan, tetapi juga pada seberapa meyakinkan konflik tersebut dibangun. Ketika tindakan karakter memiliki alasan yang jelas dan konsekuensi yang masuk akal, perjalanan mereka untuk berkembang dan berubah akan terasa lebih bermakna bagi penonton.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


