LayarHijau.com — Drama China Where the Mask Ends (嫁金钗) mulai tayang serentak di Netflix dan Youku pada 16 Oktober. Drama ini langsung jadi bahan perbincangan karena Tian Xiwei memerankan dua karakter sekaligus. Cara tim produksi membedakan keduanya lewat tahi lalat di mata, kostum, dan detail tangan mendapat pujian dari penonton Tiongkok.
Dua karakter yang diperankan Tian Xiwei adalah Wei Rao (nama kecil A Chou) dan Jun Dai, yang berwajah sama. Karena wajahnya sama, tim produksi memberi tanda pembeda yang jelas agar penonton langsung mengenali siapa yang sedang tampil.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Pembeda pertama ada di mata. Tian Xiwei memang punya tahi lalat merah di matanya, dan tim produksi memasukkan ciri itu ke dalam penokohan. Wei Rao memiliki bercak merah di mata kiri dengan ujung mata yang mengarah ke dalam dan lurus. Mata Jun Dai bersih dan jernih, dengan ujung mata memanjang dan naik. Selain riasan, watak, dan suara, penonton bisa membedakan “Rao” dan “Dai” langsung dari mata. Tim produksi disebut harus menghapus tahi lalat itu dari gambar Jun Dai bingkai demi bingkai.
Seorang netizen menanggapi, “Memang perlu! Di dunia ini tidak ada dua orang yang benar-benar sama persis. Bahkan anak kembar pun letak tahi lalatnya tidak mungkin sama.”
Pembeda kedua ada di kostum. Drama ini banyak memakai unsur Dinasti Han, dengan teknik tenun benang emas (zhijin) dan kesi (sulam sutra). Tian Xiwei disebut mengenakan lebih dari 60 set kostum. Jun Dai tampil dengan busana tenun emas yang tebal dan berwarna pekat, mencerminkan kehidupannya yang mewah. Wei Rao memakai pakaian kain kasar yang kependekan satu cun dan bertambalan di bagian siku.
Pembeda ketiga ada di tangan. Tangan Jun Dai halus karena terawat, sedangkan tangan Wei Rao menyimpan bekas kerja keras. Musik yang megah sekaligus misterius mengiringi kisah dua tokoh yang bagai bayangan cermin ini.
Where the Mask Ends diadaptasi dari novel Jinjiang berjudul sama. Wei Rao dikisahkan tertukar sejak kecil, hidup di tengah masyarakat biasa, dan menjadi pengangkut kotoran malam hari (ye xiang fu). Jun Dai menggantikan identitasnya dan tumbuh dalam kemewahan di kediaman marquis. Jun Dai menolak menikah dengan Lu Zhuo, putra mahkota keluarga Adipati Ying yang terluka parah dan tak sadarkan diri, untuk menjalani pernikahan chong xi (pernikahan untuk menolak bala) yang dianggap sama dengan menjadi janda sebelum waktunya. Ia lalu memakai biaya pengobatan ibu angkat Wei Rao sebagai alat tekan agar Wei Rao menikah menggantikannya.
Lu Zhuo, yang diperankan Yan An, ternyata siuman secara ajaib setelah pernikahan. Dari situ rahasia pengantin pengganti, konflik di dalam keluarga adipati, dan misteri asal-usul mulai terungkap satu per satu.
Yan An memulai kariernya sebagai penyanyi pendukung (sub-vocalist) sekaligus visual grup K-pop PENTAGON, lalu beralih ke dunia akting pada 2021. Ini pertama kalinya ia menjadi pemeran utama pria di drama kostum. Lu Zhuo digambarkan terluka di medan perang dan menikah saat tidak sadarkan diri. Begitu siuman pada malam pengantin, kalimat pertamanya bukan menanyakan kabar, melainkan, “Kenapa ada noda air dari ember kotoran di lengan bajumu? Kamu suruhan siapa?” Tinggi Yan An 187 cm, dan penampilannya dengan mahkota emas serta rambut terikat menjadi salah satu daya tarik.
Jajaran pemeran pendukung diisi aktris-aktris yang sudah dikenal lewat drama konflik rumah tangga dan peran antagonis, yaitu Kong Lin, Dai Chunrong (pemeran permaisuri di My Fair Princess (还珠格格) versi klasik), Chen Zihan, Mao Linlin, Wang Yinan, dan Chen Sisi. Mao Linlin memerankan Zhou Fu, yang berseteru diam-diam dengan karakter Tian Xiwei sebagai ibu dan anak. Jalur cerita ini disebut paling ramai dibicarakan. Wang Yinan membawakan peran tipe “harimau tersenyum”, sedangkan Dai Chunrong memerankan sosok sesepuh yang berwibawa. Para tokoh senior ini masing-masing punya kepentingan sendiri, sehingga tidak sekadar menjadi pendamping tokoh utama.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


