Video Baru PUBG Ungkap Sejarah Pulau Erangel Sebelum Perang

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Pada Rabu (14/8), PUBG merilis sebuah video di YouTube. Video itu merupakan video tur di Erangel untuk PUBG PC season 4. Video itu mengungkapkan tentang sejarah dan kehidupan penduduk Pulau Erangel sebelum terbengkalai dan dipakai untuk battle royale.

“Selamat datang di tur Erangel yang dipandu oleh Battlegrounds Tour Agency,” ujar suara dalam video.

Dalam tur ini, kita dibawa mengunjungi beberapa lokasi penting di Erangel dari dekat, layaknya para pemain PUBG PC. Bedanya kita bisa melakukannya tanpa harus bertarung dengan pemain lain.

- Advertisement -

Selain itu, agen pariwisata Battlegrounds itu juga membahas sejarah pulau ini dari berbagai data yang berhasil mereka kumpulkan. “Tidak ada orang yang tahu seluruh kisah yang terjadi di sini, tapi dengan bantuan para ahli sejarah yang ternama di Battlegrounds, kami mengumpulkan beberapa potongan teka-teki yang tertinggal,” terang pengisi suara.

Saat pulau Erangel masih didiami orang, ada berbagai komunitas di dalamnya. Ada petani, buruh, dokter, guru dan pekerja pelabuhan. Saat militer mengambil alih Sosnovka, kehidupan penduduk Erangel masih tetap normal.

Tapi saat militer semakin opresif dan semakin menuntut kepatuhan penduduk, situasi berubah. Penduduk Erangel mulai memberontak.  Pemberontakan ini berakhir pada 1965, seperti dikisahkan dalam video trailer PUBG PC sebelumnya. Saat itu bom-bom mulai dijatuhkan dari pesawat sehingga menghancurkan pulau Erangel.

- Advertisement -

Tur pertama membahas tentang Kameshki, kota di pinggiran laut. Sekalipun kelihatannya tenang, ternyata Kameshki dipakai sebagai markas untuk para pemberontak. Alasannya adalah kota ini tersembunyi. Dari sini, para pemberontak mengawasi gerakan militer dan melakukan perlawanan. Rupanya ada terowongan bawah tanah yang menghubungkan Kameshki dengan gunung di atasnya, Stalber.

Stalber adalah salah satu tempat tertinggi di pulau itu. Gunung ini cocok dijadikan pusat komunikasi. 

Sementara itu, di dekat shooting range, terdapat bangkai pesawat. Tidak ada yang tahu kenapa pesawat itu jatuh. 

Georgopol rupanya menjadi basis dari kekuatan militer. Tempat ini dikuasai karena sebagian besar populasi berada di sana. Di dekat Georgopol, juga terdapat pelabuhan yang penting bagi kehidupan pulau. Lewat pelabuhan itu, berbagai barang dikirim untuk kebutuhan hidup sehari.

Sementara gunung di dekat Gatka rupanya menjadi tempat yang bagus untuk mengawasi dan kerap menjadi markas para sniper. 

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted