Terakhir diperbarui pada 05/09/2019 oleh Timotius Ari
Film horor adaptasi novel karya Stephen King, It Chapter 2 mulai tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (4/9). Film itu berdurasi sekitar tiga jam. Di era film blockbuster superhero ini, kadang-kadang franchise film horor ingin memberikan isyarat tentang apa yang terjadi pada film berikutnya. Jadi petunjuk itu disebar dalam epilog, adegan mid-credit atau bahkan adegan post credit. Apakah It Chapter Two juga memakai trik yang sama?
Film yang disutradarai oleh Andy Muschietti ini merupakan kelanjutan dari film It yang tayang pada 2017. Film itu bersetting 27 tahun kemudian. Anggota klub Losers sekarang sudah dewasa. Tapi mereka terpaksa berhadapan kembali dengan monster badut Pennywise yang meneror kota Derry, Maine.
Para pemain muda dalam film pertama semuanya kembali memerankan karakter mereka pada film sekuel ini. Tapi mereka hanya muncul dalam bentuk flashback dan penglihatan. Ada banyak plot, kejutan dan adegan menakutkan dalam film ini.
Jadi, adakah adegan post-credit dalam It Chapter 2?
Ternyata film ini tidak memiliki adegan mid-credit atau post credit. Begitu film berakhir dan credit title diputar, petualangan the Loser’s Club yang menakutkan berakhir.
Tanpa berniat membocorkan apapun, film sekuel ini bisa dikatakan sebagai film pamungkas yang rapi dan memuaskan. Hampir tidak ada satu pertanyaan pun yang tidak terjawab. Penggemar berat Stephen King mungkin tidak menyukai beberapa perubahan yang ada dalam film sekuel ini. Tapi akhir dari film ini bisa dikatakan cukup memuaskan.
Mungkin si badut Pennywise bisa menemukan cara untuk mencurangi kematian. Jika Warner Bros ingin membuat It Chapter Three, sepertinya mereka bisa melakukannya tanpa bantuan adegan mid credit atau post credit.