Film Joker tayang di bioskop Indonesia pada Rabu (2/10). Film ini sempat menjadi trending topic di Twitter, tagarnya menduduki posisi pertama. Film yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix ini mengundang kontroversi dan tanggapan beragam dari berbagai pihak.
Beberapa bioskop dan bahkan militer di Amerika Serikat (AS) bersikap waspada dengan penayangan film ini pada Jumat (4/10) di negara itu. Reaksi beragam juga terlihat di antara para penonton dan kritikus film.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Lantas bagaimana reaksi para kritikus film di luar negeri yang sudah menonton film ini?
Di Rotten Tomatoes, film ini memperoleh skor Tomatometer 70% dan skor penonton 91%. Sebagian kritikus menganggap jika film ini berusaha terlalu keras untuk membuat kesan jika Joker bukan sekedar film tentang penjahat Gotham.
“Film ini menghabiskan begitu banyak energi untuk tidak menjadi sebuah penjahat komik sehingga film ini mengabaikan untuk menjadi…apapun, really,” tulis Glen Weldon di NPR.
Sementara kritikus lainnya menganggap Joker bukanlah film melainkan sebuah panggung di mana Joaquin pamer kemampuan aktingnya.
“Film ini bukanlah film tapi sebuah ajang pameran akting, sekalipun demikian, film ini cukup bagus,” tulis Sean Collier dari Pittsburgh Magazine.
“Sebenarnya, ini bukanlah sesuatu yang benar-benar menjadi terobosan dalam usaha membuat kita bersimpati dengan si Iblis. Ini bukanlah pencipta monster di layar lebar, hanya jalan cerita familiar dalam riasan berminyak,” kritik Tom Stevens dari Comicverse.
Walau demikian beberapa kritikus menyukai film ini.
“Ya, film ini mengganggu dan mengandung kekerasan, tapi film ini membahas masalah-masalah serius. Lebih dari semua hal yang lain dalam film ini, akting Joaquin Phoenix menonjol,” puji Linda dan Al Lerner dari Movies and Shakers.
Masih banyak ulasan terkait film ini. Jadi apakah kalian sudah menonton film ini? Bagaimana pendapat kalian?
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


