LayarHijau.com — Seperti diberitakan LayarHijau sebelumnya, MangoTV membuka akses berbayar untuk menonton episode akhir drama The Lament of Autumn (玉簟秋) bagi pengguna VVIP pada 1 November 2026. Di episode ini, Ye Pingjun (Xu Ruohan) berhasil melarikan diri setelah membunuh Jiang Xueting (Liu Dongqin). Dia lalu membaur bersama pengungsi untuk kembali ke sisi Yu Changxuan (Cheng Lei) dan putra mereka. Adegan ini mirip dengan kisah di novel. Yu Changxuan menunggang kuda melewati para pengungsi, sementara Ye Pingjun yang dalam kondisi lemah berbaring di gerobak dorong dengan tubuh ditutupi tikar seadanya. Alhasil, Yu Changxuan tidak mengenali wanita itu. Namun, berbeda dengan versi novel, Ye Pingjun kali ini masih hidup. Dia mengungsi di kuil bersama para pengungsi lain.
Peringatan spoiler: artikel di bawah ini mengungkap jalan cerita dan akhir drama The Lament of Autumn. Kalau kalian belum menonton episode 40, sebaiknya berhenti membaca sampai di sini.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
Keduanya bertemu kembali di tengah kekacauan kota yang diserang bom dari pesawat Jepang. Di tengah kerumunan warga yang panik mencari tempat perlindungan, Yu Changxuan langsung mengenali istrinya. Di rumah keluarga Yu, Ye Pingjun akhirnya bisa bertemu lagi dengan putranya yang masih mengingatnya sebagai ibu.
Perang dengan Jepang berlangsung semakin sengit dan beberapa wilayah jatuh ke tangan Jepang. Ayah Yu Changxuan, Yu Zhongquan (Zhang Fengyi), memutuskan memakai strategi bertahan demi melindungi wilayahnya. Yu Changxuan berpendapat mereka seharusnya tidak hanya bertahan, tetapi juga menyerang. Perbedaan pendapat ini memicu konflik tajam antara ayah dan anak.
Yu Changxuan memutuskan memimpin dua pasukan yang dia latih untuk melancarkan serangan sambil tetap mempertahankan benteng wilayah. Akhirnya Yu Zhongquan mengalah dan memutuskan mendampingi putranya. Di Wubei, Yu Changxuan bertemu Xiao Beichen (Shawn Dou). Keduanya sama-sama panglima perang yang ditakuti di wilayah masing-masing, dan memutuskan bersatu melawan musuh yang sama yang mengancam nasib bangsa mereka.
“Kita terbiasa berperang demi memperebutkan wilayah, tapi sekarang kita tahu ke mana harus mengarahkan senjata kita, yaitu melawan musuh,” kata Yu Changxuan.
Xiao Beichen juga bercerita bahwa nyawanya diselamatkan oleh adik Yu Changxuan, Qixuan, yang ternyata menjadi perawat untuk pasukan. Dalam kilas balik, Xiao Beichen terlihat berbaring dalam kondisi terluka dan dirawat Qixuan. Saat mengecek seragamnya, Qixuan menemukan foto di dalam saku. Sosok di foto tidak diperlihatkan, tetapi Qixuan bertanya apakah itu istri Xiao Beichen. Pria itu mengangguk sambil tersenyum dan berkata, “Aku harus pulang dengan selamat supaya bisa bertemu dengannya.”
Di sisi lain, keluarga Yu bersiap mengungsi dan membubarkan para pelayan. Dalam perjalanan, Nyonya Yu, Ye Pingjun, dan Yu Jinxuan (Ye Qing) mendengar kabar bahwa para pelayan keluarga Yu disergap tentara Jepang sebelum sempat mengungsi. Tentara Jepang rupanya mencari keberadaan Nyonya Yu.
Tanpa sepengetahuan Ye Pingjun dan Yu Jinxuan, Nyonya Yu memutuskan kembali. Sebelum pergi, dia menitipkan surat perpisahan untuk Ye Pingjun kepada salah seorang pelayan yang menemani mereka mengungsi. Di hadapan pemimpin tentara Jepang, dia meminta para pelayannya dibebaskan dengan janji akan membantu membujuk suami dan anaknya menyerah.
Nyonya Yu lalu meminta izin masuk ke aula leluhur untuk memberi penghormatan, dengan dikawal pemimpin tentara Jepang. Namun di sana dia mengambil senjata api yang disimpan di dekat meja altar dan menembak sang pemimpin. Tentara Jepang membalas dengan menembakinya. Sebagai perlawanan terakhir, dengan pintu dikunci dari luar atas perintahnya, Nyonya Yu membakar aula hingga para tentara Jepang di dalamnya tidak bisa keluar.
Di garis depan, pertempuran antara pasukan China dan Jepang berlangsung sengit. Yu Changxuan dan Yu Zhongquan memimpin sendiri pasukan mereka. Yu Zhongquan menjadi salah satu yang gugur. Yu Changxuan yang terus bertarung menderita berbagai luka tusukan. Saat berbaring sekarat, dia mengenang pertemuan pertamanya dengan Ye Pingjun.
“Dunia ini memang dingin dan tidak berperasaan, tapi kamu berbeda,” terdengar suara Ye Pingjun dalam ingatan Yu Changxuan tentang percakapan mereka di kuil.
“Kamu memegang kekuasaan, tapi itu tidak mengubah sifat aslimu. Aku tahu siapa dirimu yang sebenarnya,” lanjut Ye Pingjun.
Ingatan Yu Changxuan beralih ke hari pernikahan mereka, saat Ye Pingjun berkata ingin menghabiskan hidup bersamanya. Akhirnya Yu Changxuan mengembuskan napas terakhir.
Di penutup episode 40, penonton diperlihatkan para wanita keluarga Yu, termasuk Ye Pingjun, beraktivitas di sebuah rumah sederhana sementara anak-anak mereka asyik bermain. Ye Pingjun ternyata mengisi waktunya dengan menulis artikel anti-Jepang untuk mengobarkan semangat perjuangan masyarakat dan pasukan. Sementara itu, Yu Jinxuan dan Minru membantu di bagian logistik.
Ending The Lament of Autumn masuk trending topic di Weibo. Sebagian pengguna berkomentar bahwa mereka sudah menyiapkan diri untuk akhir yang sedih, mengingat drama berlatar era Republik biasanya berakhir tragis. Namun beberapa juga mengungkapkan kekecewaan karena karakter utama pria dikisahkan meninggal di akhir drama. Sementara yang lain berharap Yu Changxuan dan Ye Pingjun bisa hidup bahagia di dunia paralel.
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


