Dialog kuno
Demi menciptakan drama yang realistis, Chu berkata jika syuting sebagian besar drama dilakukan di alam liar atau dalam replika bangunan kuno. Dia tidak ingin para aktor untuk syuting di depan layar hijau dan memakai bantuan efek spesial. Padahal hal ini umum dilakukan untuk drama historis demi menghemat biaya dan mempersingkat waktu syuting.
Chu juga mengajari semua artis dan aktor untuk berpikir dan berbicara seperti masyarakat China kuno sehingga ceritanya lebih menyakinkan untuk para penonton. Saat mengingat tantangan terbesarnya, Chu menjelaskan jika hal itu adalah syuting dengan binatang di lokasi.
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.
“Kadang, kuda-kuda di sana akan kehilangan kendali dan tiba-tiba lari. Jadi kru harus sangat hati-hati supaya para aktor kami aman. Kami harus membuat kuda-kuda palsu untuk menolong para aktor fokus lebih baik untuk akting mereka,” terang Chu.
Sumber: China Daily
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.


