Akhir Drama The Long Ballad Timbulkan Perdebatan, Penulis Naskah Keluhkan Ini

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Spoiler pada penjelasan di bawah

LayarHijau.com–Pada 3 Mei, akhir drama The Long Ballad tayang lebih awal untuk para pengguna VIP Tencent Video di China. Akhir drama itu menimbulkan perdebatan. Contohnya pasangan HaoYan (Hao Du dan Leyan) memperoleh akhir yang bahagia dan menikah. Tapi ayah Li Leyan, Li Shimin berkata pada Hao Du, “Jika kamu membenci putriku karena menghambat  masa depanmu atau perasaanmu untuknya memudar seiring waktu saat penampilannya berubah, aku tidak akan menyalahkanmu, tapi kamu harus membawanya kembali ke sisiku secara utuh.” Para netizen beranggapan jika dialog ini aneh dan tidaklah cocok dikatakan seorang raja tentang putrinya.

Sedangkan untuk pasangan GeSun (Li Changge dan Ashina Sun), Ashina menaruh surat melamar Changge di depan makam ibu wanita itu. Keduanya akhirnya bersama. Tapi, pada akhir drama, mereka memalsukan kematian mereka dan pensiun untuk menjalani hidup tenang di padang rumput. Tapi Li Changge dan Ashina tidak terlihat dalam satu frame pada bagian akhir. Hal ini membuat para penonton mempertanyakan apakah keduanya benar bersama.

- Advertisement -

Pada malam yang sama, seorang penulis naskah The Long Ballad sepertinya menulis di Weibo tentang akhir drama itu. Dia menyertakan bagian naskah untuk para karakter pendukung. Orang yang mengaku sebagai penulis naskah itu berkata,” Pernikahan, pernikahan apa? Bukankah kamu berkata kami tidak bisa menulis perang atau adegan besar apapun?”

Rupanya dia mengungkap jika produser drama itu terus meminta para penulis naskah untuk mengurangi adegan-adegan untuk karakter original dalam drama. Dia melanjutkan,” Saya benar-benar tidak bisa menulis adegan apapun tentang hubungan mereka. Saya tidak menulis tentang pelukan putri dan lalu berlari ke kuda. Karena Hao Du merasa inferior, bagaimana mungkin dia berani berkata apapun pada sang putri? Hanya saja kita punya pemahaman berbeda tentang karakter-karakter dalam drama, tapi hasil akhirnya cukup bagus. Jadi tidak ada baik atau buruk, benar atau salah selama para penonton bahagia. Cepat dan garap versi ini.”

Sumber: 38jiejie.com, Sohu

- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted