Kill Me Heal Me, She Was Pretty, The Heirs. Telah di-remake oleh China dari film Korea tetapi semuanya tidak sesuai harapan.
1. Autumn Fairy Tale (Autumn In My Heart)
Dukung Layar Hijau
Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.
Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.
Untuk pengguna di Indonesia
Untuk pengguna internasional
Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Sulit untuk memahami mengapa pembuat film China memutuskan untuk membuat ulang drama Korea dari tahun 2000-an. Di situs ulasan Douban, Autumn Fairy Tale hanya mendapat peringkat 2,9 poin. Drama ini dikritik karena ketinggalan jaman, dengan naskah yang buruk, padahal tidak main-main untuk aktor dan aktrisnya ada Zhao Lu Si, Jiao Rui, Xu Kai dan Meng Me Qi.
2. Pretty Li Hui Zhen (She Was Pretty)

Pretty Li Hui Zhen “meminjam” She Was Pretty oleh Hwang Jung Eum – Park Seo Joon untuk mempromosikan drama. Namun, ini adalah remake yang relatif ceroboh dari cara karakter dibangun, kemampuan untuk mengekspresikan emosi ke pakaian, dll. Jelas, seorang Dilraba Dilmurat terlalu cantik untuk memainkan peran seorang gadis jelek. Sudah di-makeup jelek saja masih terlihat cantik.
3. A Seven Faced Man (Kill Me Heal Me)

Meski dibintangi oleh pemeran utama dengan akting yang cukup bagus, Elvira Cai dan Zhang Yi Shan, drama ini dinilai terlalu berlebihan baik dari segi visual maupun akting. Perubahan kepribadian Zhang Yi Shan cukup keterlaluan, dan eyelinernya dibuat-buat, jauh di belakang penampilan Ji Sung yang luar biasa.
4. Heirs From Another Star (The Heirs & My Love From the Star)
Diakui sengaja meniru untuk menarik perhatian demi kepentingan komersial, Heirs From Another Star dikritik netizen di Korea. Plotnya berkisah tentang seorang pangeran dinasti Qing yang melakukan perjalanan waktu ke Tiongkok modern dan menjadi pewaris sebuah perusahaan besar. Pria itu kemudian bertemu dengan seorang gadis dari masa lalu. Ada perjodohan di antara mereka, dan seiring waktu pasangan itu mulai mengembangkan perasaan satu sama lain.

Namun, baik naskah maupun aktingnya sangat lemah. Selain itu, poster tersebut juga membuat penonton merasa seperti drama cinta laki-laki.
5. W – Two Worlds (W – Two Worlds)
Tepat pada saat pengumuman proyek, W – Two Worlds versi China sudah diprediksi akan tidak sesuai harapan. Selain naskah yang rumit dan efek teknis yang rumit, kabar bahwa Zhao Lusi memerankan karakter Han Hyo Joo membuat beberapa orang kecewa. Tim produksi diharapkan untuk syuting drama hanya selama 15 hari, sementara versi aslinya membutuhkan waktu setengah tahun untuk menyelesaikannya.


W – Two Worlds versi China diperkirakan akan mulai syuting di Beijing pada Maret 2022.
Sumber: KBI
Kaca Pembesar HP

Produk inovatif.
Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.
Kualitas hingga HD, harga murah meriah.
Holder Jepit HP

Aksesoris tonton drama.
Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.
Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.
Proyektor HP

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.
Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

