Gerakan Me Too di Jepang, Yuriko Yoshitaka Ungkapkan Kekecewaannya Terhadap Industri Hiburan  

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

Semuanya in berawal saat penayangan dua film yang disutradarai oleh Hideo Sakaki, Mitsugetsu dan Hazard Lamp dibatalkan oleh majalah Shukan Bunshun. Pembatalan ini dikarenakan muncul tuduhan kekerasan seksual dari beberapa wanita terhadap sang sutradara. 

Perusahaan produksinya mengutuk perilaku ini dan mengumumkan jika Hideo sudah berpisah dengan perusahaan itu. Hideo meminta maaf dalam sebuah pernyataan terhadap para penggemar dan rekan kerjanya terkait pembatalan itu. Dia mengungkap jika ada ketidakakuratan dalam pemberitaan media. Tapi dia tidak menyebut secara spesifik apa yang tidak akurat. 

Aktor Houka Kinoshita rehat berkarir setelah dua wanita menuduhnya meminta hubungan badan dengan paksa sekitar 10 tahun lalu. Sebuah drama yang tayang minggu ini yang dia bintangi, memotong semua adegan yang menampilkan dirinya. 

- Advertisement -

“Saya tidak bisa muncul di depan kalian dan terus melanjutkan karir hiburan saya setelah apa yang saya lakukan, dan saya akan rehat untuk waktu yang tidak ditentukan,” tulis Houka dalam sebuah pernyataan. 

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest
0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted