Kepopuleran Drama China Meledak di Thailand dan Negara Lain

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com—Kepopuleran drama China meledak di Thailand. Begitu populernya, layanan streaming lokal di sana, True ID, membuat segmen khusus untuk acara televisi China bulan lalu. Ada belasan drama populer yang ditayangkan, salah satunya adalah Reset.

Wang Shuang, yang bertanggung jawab untuk pasar luar negeri untuk WeTV, berkata,” Konten dari China tidak hanya populer di Thailand, tapi juga di sepanjang Asia Tenggara.” WeTV merupakan versi internasional dari platform streaming Tencent Video.

Menurut Wang, permintaan akan drama China naik di Asia Tenggara beberapa tahun ini, terutama di Thailand. Di sana, drama China mampu mengalahkan kepopuleran drama Korea. Negara lain di luar Asia Tenggara yang mengalami tren yang sama adalah Jepang, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa, tulis China Daily.

- Advertisement -

Kepopuleran di Thailand

WeTV sudah didownload sekitar 150 juta kali secara global. Sekitar 30 juta unduhan atau sekitar 20 persen berasal dari Thailand. Populasi di negara itu sendiri kurang dari 70 juta orang.

Lu Di, profesor di Peking University’s School of Journalism and Communication berkata,” Thailand adalah sebuah pasar yang sangat matang untuk drama China. Negara itu dekat dengan China secara geografis dan orang-orang dari dua negara ini berbagi banyak kesamaan dalam kehidupan sehari-hari dan budaya. Komunikasi dan pertukaran antara China dan Thailand sudah terjadi sejak Dinasti Han.”

Kepopuleran drama China di wilayah lain di Asia sebagian besar dikarenakan platform streaming mampu menarik anak-anak muda, yang adalah audiens mayoritas untuk konten seperti ini, tambah Lu.

- Advertisement -

Sebagian besar penonton di Asia adalah para wanita, terutama mereka yang lahir paska 1990-an hingga 2000-an. Wang, dari WeTV, menjelaskan jika para pelanggan layanan mereka sebagian besar adalah wanita yang lebih muda dari 30. Mereka umumnya tertarik pada drama percintaan kostum, sebuah genre yang juga populer di China.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments