Terakhir diperbarui pada 27/08/2024 oleh Timotius Ari
LayarHijau.com–Apabila kalian bingung memilih Smart TV? Salah satu faktor yang perlu dipertimbangkan dalam memilih smart TV adalah sistem operasinya (OS). Dua OS utama yang populer saat ini adalah Coolita OS dan Android TV OS. Mari kita bahas perbedaan keduanya secara lebih mendalam untuk membantu Anda memilih dengan tepat!
Coolita OS: Ringan, Cepat, dan Hemat
Coolita OS dirancang khusus untuk Smart TV. Berbasis pada kernel Linux, OS ini ringan dan hemat penggunaan memori, sehingga cocok untuk TV dengan RAM terbatas (minimal 512MB). Performanya sangat baik, dengan pengalaman streaming yang lancar tanpa lag. OS ini dipakai oleh smart TV buatan Coocaa.
Jika kalian ingin menonton tanpa repot menginstal aplikasi tambahan, Coolita OS sudah menyediakan aplikasi streaming populer. Selain itu, Smart TV dengan Coolita OS umumnya lebih terjangkau secara harga. Bonusnya, Chromecast sudah terintegrasi sehingga kalian tidak perlu membeli perangkat tambahan!
Tapi smart TV OS ini memiliki kelemahan. Pilihan aplikasi pada Coolita OS terbatas. Asisten suara bawaannya, Coocaa AI Assistant, belum sehebat Google Assistant. Pembaruan sistemnya juga tidak sesering seperti yang ada pada Android TV OS.
Android TV OS: Open Source dan Serba Ada
Bagi mereka yang gemar menggunakan berbagai aplikasi, Android TV OS adalah pilihan yang tepat. Dengan Google Play Store, kalian dapat menginstal berbagai jenis aplikasi, tidak hanya aplikasi streaming tetapi juga permainan dan lainnya. Google Assistant sebagai asisten suara siap membantu kalian mencari film atau mengontrol volume.

Android TV OS didasarkan pada sistem operasi Android, yang memungkinkan personalisasi konten berdasarkan profil Google yang kalian miliki. Selain itu, pembaruan sistemnya rutin dilakukan. Bagi pengguna smartphone Android, keuntungan lainnya adalah kemudahan dalam melakukan mirroring layar dan dukungan Google Cast.
Tentu saja, Android TV juga memiliki kelemahan. Smart TV yang menggunakan Android TV OS umumnya membutuhkan RAM yang lebih besar dan harganya cenderung lebih mahal karena spesifikasinya yang lebih tinggi. Tidak semua aplikasi di Play Store kompatibel dengan TV, jadi perlu memeriksa kompatibilitas sebelum menginstal.
Lantas bagaimana memilih di antara kedua smart TV OS ini?
Pilih Coolita OS jika:
- Kalian mencari Smart TV dengan harga terjangkau.
- Performa streaming merupakan prioritas utama.
- Kalian tidak membutuhkan banyak aplikasi.
- Kalian sudah memiliki Chromecast.
Pilih Android TV OS jika:
- Kalian ingin mengakses beragam aplikasi.
- Kalian menginginkan kecanggihan Google Assistant.
- Kalian menyukai personalisasi konten berdasarkan profil.
- Kalian mengutamakan pembaruan rutin.
Dengan memahami kelebihan dan kekurangan Coolita OS versus Android TV OS, kalian sekarang bisa memilih Smart TV yang sesuai untuk menemani hiburan kalian. Jangan lupa untuk melakukan riset secara online, mencoba langsung di toko, dan menyesuaikannya dengan anggaran kalian.
(berbagai sumber)