Mengapa Orang Suka Menonton Video Pencet Jerawat?

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
(pixabay)
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com—Jika kalian pernah merasa terhipnotis saat menonton seseorang mengaplikasikan perawatan kulit di YouTube, kalian tidak sendirian. Ada banyak wanita yang seolah tidak bisa berhenti melihat video seseorang memakai produk perawatan kecantikan pada wajah mereka.

Perasaan kepuasan mendalam ini dalam banyak hal mirip dengan perasaan para “popaholics” (istilah yang diciptakan oleh dermatolog Sandra Lee, MD, alias Dr. Pimple Popper) saat menonton video ekstraksi yaitu proses mengeluarkan atau membersihkan pori-pori yang tersumbat dari kulit. Video ini menampilkan seorang ahli kecantikan berlisensi atau dermatolog yang membersihkan pori-pori tersumbat di wajah atau tubuh menggunakan alat khusus atau jari mereka, biasanya mengeluarkan komedo, kista, jerawat, dan banyak lagi.

Karena video-video ini sering kali masuk dalam kategori “gross-out” (menjijikkan), kalian mungkin menyukai jenis konten ini atau tidak bisa berhenti menonton — tetapi jumlah orang yang masuk dalam kategori kedua mencapai jutaan.

- Advertisement -

Sementara video pencet jerawat bukanlah fenomena baru — acara TLC Dr. Pimple Popper pertama kali ditayangkan pada tahun 2018 di Amerika Serikat (AS). Di tengah maraknya berita yang tanpa henti yang membuat masyarakat stres, peningkatan orang yang menonton konten video memencent jerawat juga meningkat. Hal ini membuat kita bertanya-tanya: apa alasan psikologi di balik video-video yang anehnya memuaskan ini, dan mengapa mereka menjadi bentuk pelarian dari kenyataan bagi begitu banyak orang saat ini?

Daya Tarik Video Ekstraksi

Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted