LayarHijau.com—Drama baru “The First Frost” yang dibintangi Bai Jingting dan Zhang Ruonan menguatkan posisinya sebagai salah satu drama dalam daftar tiga besar daftar popularitas drama China. Di Taiwan sendiri, “The First Frost” masih menduduki posisi pertama di Netflix di wilayah itu.
Beberapa waktu lalu, drama itu menayangkan episode terakhirnya untuk para pengguna VIP di Youku. Ada beberapa adegan ciuman terkenal dalam beberapa episode terakhir drama itu: ciuman di kamar mandi, ciuman nougat, ciuman balet, ciuman di kamar tidur Sang Yan, dan ciuman lamaran. Wen Yifan (diperankan oleh Zhang Ruonan) memutuskan hubungan dengan ibunya, dan penjahat Che Xingde (diperankan oleh Li Hongchen) yang telah mengganggunya selama bertahun-tahun juga ditangkap oleh hukum, menandai akhir yang sempurna.
Selain itu, dalam sebuah adegan, Sang Yan (diperankan oleh Bai Jingting ) memuji Wen Yifan sebagai wanita paling cantik yang dia pernah temui, dan Wen Yifan membalasnya dengan memberi Sang Yan ceri.
Tim produksi baru-baru ini merilis cuplikan di balik layar, di mana terlihat bahwa saat adegan berlangsung, Zhang Ruonan ingin memberi Bai Jingting kue matahari, dan Bai Jingting menjawab bahwa itu disebut kue istri, dan “kue istri harus dimakan oleh istri.” Pernyataan ini langsung membuat Zhang Ruonan merasa malu dan tersipu.
Dalam episode ke-28 “The First Frost”, Sang Yan (diperankan oleh Bai Jingting) secara pribadi berkelahi dengan Che Xingde (diperankan oleh Li Hongchen) yang terus-menerus mengganggu pacarnya Wen Yifan (diperankan oleh Zhang Ruonan) dan memiliki riwayat kejahatan pemerkosaan dan pembunuhan.
Sang Yan memukul Che Xingde dengan marah, tetapi dia tertusuk oleh pisau yang disembunyikan oleh Che Xingde. Beruntung, ia tidak mengalami cedera serius setelah dibawa ke rumah sakit, dan Che Xingde juga ditangkap oleh polisi. Wen Yifan marah dan merasa sakit hati karena Sang Yan menyerang Che Xingde terlebih dulu, membuatnya terluka.
Keduanya terlibat dalam pertengkaran untuk pertama kalinya di rumah sakit dan kemudian berdamai sebelum pulang. Dalam cuplikan episode 29, Wen Yifan secara sukarela menawarkan untuk membantu Sang Yan mandi. Sang Yan melepas bajunya dan memperlihatkan tubuhnya yang kekar.
Melihat Wen Yifan sedang membasuh tubuhnya, pria itu memintanya agar ia mengangkat kepalanya. Keduanya berciuman di kamar mandi, dan adegan tersebut dipenuhi dengan ketegangan seksual.
Dalam sisa episode 29 hingga 32 ada beberapa momen penting dan ciuman yang ikonik seperti ciuman nougat, ciuman balet, ciuman di kamar tidur Sang Yan, dan ciuman lamaran. Sang Yan membawa Wen Yifan ke rumah keluarganya untuk bertemu dengan orang tuanya dan Sang Zhi.
Itulah pertama kalinya Sang Yan secara resmi memperkenalkan Wen Yifan sebagai pacarnya. Wen Yifan melihat jika keluarga Sang Yan dipenuhi dengan kehangatan dan cinta. Hal ini membuatnya merasa terharu. Kedua orang tua Sang Yan juga mengungkapkan jika mereka masih ingat dengan Wen Yifan sejak mereka bertemu dengannya saat SMA.
Dalam persiapan perpindahan ke rumah yang baru, Wen Yifan menemukan kotak rahasia Sang Yan. Saat dia membukanya dia menemukan foto dirinya saat wisuda dan banyak tiket transportasi yang dipakai Sang Yan dari Nanwu ke Yihe. Hal ini membuatnya teringat jika dia merasa melihat Sang Yan pada acara wisuda di kampusnya. Selain itu, dia juga menemukan potongan berita yang dia tulis saat magang di koran di Yihe.
Hal ini membuatnya menyadari jika selama kuliah, Sang Yan sering diam-diam mengunjunginya di Yihe sekalipun Wen Yifan dengan kejam memintanya untuk menemuinya lagi di sana. Dengan menangis, Wen Yifan membahas hal ini dengan pacarnya itu. Adegan ini menunjukkan dedikasi Sang Yan dalam memenuhi janjinya untuk selalu mendampingi Wen Yifan sekalipun dia melakukannya secara diam-diam.
Akhirnya, Sang Yan dan Wen Yifan pindah ke rumah baru yang dirancang oleh Sang Yan. Pada reuni SMA, Sang Yan mengenakan seragam sekolahnya, mengeluarkan cincin dan bunga, dan melamar Wen Yifan. Hal ini seolah-olah mereka kembali ke masa sekolah saat pertama kali jatuh cinta, dan keduanya meneteskan air mata. Sementara itu, Wen Yifan juga memutuskan hubungannya dengan ibunya yang egois, melarikan diri dari keluarga yang berantakan dan memulai hidup baru.
Ending yang bahagia ini meninggalkan rasa manis yang melekat di hati para penonton setelah selama beberapa episode sebelumnya mereka merasa teriris hatinya melihat perpisahan pasangan ini. Di tengah nuansa drama yang dipenuhi kesedihan, ending drama ini berhasil memberikan kepuasan di hati para penonton.
Tim produksi baru-baru ini merilis cuplikan di balik layar dari penampilan impromptu Bai Jingting dalam adegan yang kemudian dipotong, tulis Upmedia. Ternyata setelah Zhang Ruonan memberi Bai Jingting ceri, Bai Jingting tertawa dan berkata bahwa orang biasa menyebut ceri (车厘子) sebagai “ceri”.
Zhang Ruonan bertanya bingung: “Bukankah orang biasa menyebutnya ceri?” Bai Jingting menjawab: “Peri menyebutnya ceri!” Pada saat itu, Zhang Ruonan cepat-cepat beralih memberi kue matahari untuk mengalihkan pembicaraan.
Akibatnya, Bai Jingting mengklaim bahwa apa yang dibawa Zhang Ruonan disebut kue istri. Zhang Ruonan mengatakan: “Coba ini lagi.” Bai Jingting menggoda lagi: “Kue istri harus dimakan oleh istri!” Dia langsung menggoda Zhang Ruonan hingga merasa malu. Percakapan yang ambigu dan manis ini merupakan permainan kata yang mungkin membingungkan para penonton di negara lain. Tapi di luar itu menunjukkan kemampuan Bai Jingting dalam menggoda dan merayu Zhang Ruonan membuat chemistry mereka menjadi ringan dan menggemaskan.

The First Frost
Tanggal Rilis: 18 Februari 2025
Sutradara: Chu Yu Ning
Penulis: Chang Kei Hsin, Chen Long, Zhao Wen Jing
Pemeran
Bai Jingting
Zhang Ruonan
Edward Chen
Zhang Miao YiPlatform
Youku, Netflix










