Eight Hundred Gelar Acara Nonton Bareng, Ding Yongdai Puji Akting Xu Kai dan Deng Enxi yang Realistis

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com – Drama suspense terbaru Eight Hundred (方圆八百米) menggelar acara nonton bareng bersama penggemar di Beijing pada 21 April. Tiga pemeran utama, Ding Yongdai, Xu Kai, dan Deng Enxi, turut hadir untuk mempromosikan proyek terbaru mereka.

Dalam acara tersebut, Xu Kai tampil modis mengenakan setelan jaket kulit berwarna cokelat yang memberi kesan stylish. Sementara itu, Deng Enxi terlihat manis dan segar dengan atasan tanpa lengan bergaya feminin yang dipadukan dengan celana jeans biru muda.

Interaksi di lokasi acara banyak berfokus pada pembahasan alur cerita dan karakter dalam drama. Ketiga aktor juga ikut meramaikan suasana dengan berbagai permainan seru, seperti menentukan peringkat tingkat kepentingan karakter dalam adegan ikonik hingga permainan menyusun fitur wajah karakter menggunakan konsep AI.

- Advertisement -

Salah satu permainan yang paling menarik perhatian adalah ketika Ding Yongdai diminta menutup mata sambil mengambil foto secara acak menggunakan ponsel. Di saat yang sama, Xu Kai dan Deng Enxi harus melakukan gerakan tertentu sambil berusaha menghindari kamera. Penonton pun ikut berpartisipasi dengan memberi arahan posisi kepada Ding Yongdai, menciptakan suasana yang meriah dan penuh tawa.

Dalam sesi tanya jawab, Ding Yongdai mengungkapkan kekagumannya terhadap performa Xu Kai dan Deng Enxi di drama ini. Ia mengaku terkejut melihat transformasi akting keduanya.

“Saya sebelumnya lebih sering melihat mereka dalam tipe peran seperti itu, tapi kali ini mereka bisa tampil sangat membumi, sederhana, dan terasa nyata. Dari mereka, saya melihat kualitas berharga yang dimiliki aktor muda. Saya percaya mereka ke depannya akan menjadi aktor yang sangat luar biasa,” ujarnya.

- Advertisement -
Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments