Drama China Pursuit of Jade Capai 3,3 Miliar Penayangan, Ini Alasan Penonton Rela Berlangganan Demi Zhang Linghe dan Tian Xiwei

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami

Kami berusaha menghadirkan konten yang bisa tetap diakses semua orang tanpa batas.

Dukungan kecil dari kalian membantu kami tetap berjalan dan menjaga kemandirian.

Kalau kalian berkenan, dukungan bisa dimulai dari Rp5.000 lewat Trakteer.


- Advertisement -

LayarHijau.com— Drama kolosal Pursuit of Jade (逐玉) resmi menegaskan dominasinya sebagai salah satu drama China paling populer di tahun 2026 dengan raihan fantastis mencapai 3,3 miliar penayangan. Dibintangi oleh Zhang Linghe dan Tian Xiwei, drama ini tidak hanya mendominasi pasar domestik, tetapi juga masih bertahan di posisi kedua peringkat Netflix Taiwan meski sudah lama tamat.

Mengusung genre romansa sejarah dengan balutan intrik kekuasaan, Pursuit of Jade mengikuti kisah karakter yang diperankan Tian Xiwei dalam mempertahankan warisan keluarganya. Sementara itu, Zhang Linghe memerankan seorang bangsawan yang menyembunyikan identitas aslinya. Kesuksesan ini sekaligus menunjukkan bahwa perpaduan visual yang kuat dan cerita yang solid mampu menarik perhatian penonton secara global.

Dalam iQIYI World Conference yang baru digelar, terungkap sejumlah faktor di balik kesuksesan besar drama ini. Chief Content Officer iQIYI menyebut bahwa kunci utama Pursuit of Jade terletak pada tingkat kelanjutan menonton (retention rate) di episode ketiga yang mencapai angka luar biasa, yakni 95 persen.

- Advertisement -

Angka ini menjadi sangat penting karena dalam skema penayangan di China, biasanya tiga episode pertama ditayangkan gratis, sementara mulai episode keempat penonton harus berlangganan VIP. “Daya tarik tiga episode pertama sangat menentukan tingkat konversi penonton menjadi anggota berbayar,” ungkap pihak iQIYI. Mereka menegaskan bahwa hampir semua penonton akhirnya rela berlangganan demi melanjutkan kisah cinta rumit antara dua karakter utama.

Para penggemar dan netizen pun menyoroti berbagai elemen yang membuat tiga episode awal begitu sulit ditinggalkan. Zhang Linghe tampil mencuri perhatian lewat sejumlah momen ikonik sejak kemunculan awalnya, termasuk adegan saat ia terluka di medan pertempuran dan momen pengobatan yang memperlihatkan sisi rapuh namun tetap memikat dari karakternya.

Dari sisi cerita, ketegangan dibangun dengan rapi melalui konflik yang dihadapi Tian Xiwei dalam mempertahankan aset keluarga dari ancaman sang paman. Di sisi lain, Zhang Linghe mengambil keputusan berisiko dengan menyamar dan bersedia menjadi bagian dari keluarga tersebut. Salah satu momen yang banyak dibicarakan adalah ketika Tian Xiwei mengukur pakaian pernikahan untuk Zhang Linghe, yang secara halus menjadi awal tumbuhnya benih-benih romansa di tengah situasi yang penuh tekanan.

- Advertisement -

Keunggulan lain dari Pursuit of Jade terletak pada sentuhan sutradara Zeng Qingjie yang berhasil menghidupkan suasana visual dengan sangat detail. Kota Linan digambarkan terasa natural dan hidup, mulai dari interaksi hangat antarwarga, anak-anak yang bermain, hingga aktivitas sehari-hari yang terasa nyata.

Selain itu, sinematografi pada adegan salju juga mendapat banyak pujian karena mampu memadukan cahaya dan bayangan secara estetis, menghadirkan nuansa hangat sekaligus megah di tengah dinginnya suasana. Kualitas produksi yang terasa setara film layar lebar ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa penonton merasa waktu dan biaya berlangganan mereka sepadan.

Namun, puncak daya tarik penonton justru terjadi di akhir episode ketiga, yang menjadi titik penting konversi ke VIP. Dalam adegan tersebut, Zhang Linghe terpaksa bersembunyi di dalam kandang babi untuk menghindari pemeriksaan identitas oleh pejabat pemerintah. Setelah situasi aman, Tian Xiwei datang menyelamatkannya dengan menyingkap jerami yang menutupi tubuhnya.

Momen ketika Zhang Linghe yang mengenakan pakaian putih bersih mendongak dan menatap Tian Xiwei di bawah cahaya matahari menciptakan kesan takdir yang kuat. Musik latar yang mengalun pada waktu yang tepat semakin memperdalam emosi adegan tersebut, hingga memicu komentar netizen seperti, “Jujur saja, Zhang Linghe-lah yang membuatku lanjut nonton! Adegan ini klasik dan sangat indah.”

Kesuksesan Pursuit of Jade juga tercermin dari berbagai rekor industri yang berhasil dipecahkan sepanjang 2026. Drama ini menjadi serial pertama tahun tersebut yang mencapai rata-rata 75 juta penayangan per episode di seluruh platform.

Tayang secara bersamaan di iQIYI dan Tencent, drama ini mencatat indeks popularitas masing-masing sebesar 10.501 dan 31.248, sebuah rekor baru untuk tayangan lintas platform. Dengan pangsa pasar mencapai 55,1 persen berdasarkan data Yunhe, Pursuit of Jade kini menempati posisi kedua dalam sejarah drama China, hanya berada di bawah The Knockout.

- Advertisement -

Bahkan setelah penayangan berakhir, popularitasnya tetap stabil dengan rata-rata penayangan harian yang masih melampaui 20 juta views.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments