Posted in

Penjualan Game Pihak Ketiga di Nintendo Switch 2 Rendah, Developer: “Bahkan di Bawah Perkiraan Terburuk Kami”

Bagikan

LayarHijau.com – Meski peluncuran konsol Nintendo Switch 2 tercatat sebagai salah satu yang tersukses sepanjang masa, penjualan game dari pengembang pihak ketiga justru mengecewakan. Seorang developer pihak ketiga mengatakan kepada media The Game Business bahwa angka penjualan game mereka “bahkan di bawah perkiraan terburuk kami”.

Pada saat peluncuran, Switch 2 hadir dengan banyak game dari pihak ketiga, seperti Survival Kids dari Konami, Bravely Default Flying Fairy HD Remaster dari Square Enix, dan Cyberpunk 2077 dari CD Projekt Red. Namun, sebagian besar pemain tampaknya lebih memilih game dari Nintendo sendiri, seperti Mario Kart World, dan dua versi Switch 2 dari The Legend of Zelda: Breath of the Wild serta Tears of the Kingdom.

Dukung Layar Hijau

Layar Hijau adalah media independen yang hadir untuk berbagi berita dan informasi seputar drama Asia yang kalian cintai. Jika kalian menikmati konten kami, dukungan kecil dari kalian membantu Layar Hijau terus berjalan dan menghadirkan lebih banyak cerita untuk para penggemar.

Setiap dukungan berarti bagi kami. Terima kasih sudah membaca, mengikuti, dan menjadi bagian dari perjalanan Layar Hijau.


Untuk pengguna di Indonesia

Untuk pengguna internasional

Informasi lebih lanjut, klik di sini.

Menurut data dari lembaga riset Circana yang dikutip oleh The Game Business, sekitar 81% penjualan fisik game Nintendo Switch 2 berasal dari game-game buatan Nintendo (first-party). Hanya 19% sisanya milik game dari pihak ketiga. Game pihak ketiga dengan penjualan terbaik sejauh ini adalah Cyberpunk 2077 versi Switch 2.

Mat Piscatella, direktur eksekutif Circana, menyebut di media sosial Bluesky bahwa penjualan game pihak ketiga pada minggu pertama Switch 2 mencapai hampir 40% dari total unit fisik. Ini sebenarnya dua kali lipat lebih tinggi dibanding saat peluncuran Switch generasi pertama. Namun, The Game Business menjelaskan bahwa meskipun terlihat meningkat, angka ini tetap mengecewakan mengingat kesuksesan besar peluncuran Switch 2.

Informasi ini memicu diskusi soal pengaruh negatif Game-Key Card, yaitu kartu game fisik yang tidak berisi seluruh data game dan tetap butuh unduhan tambahan. Kelsey Lewin, pemilik toko game Pink Gorilla di Seattle, mengatakan bahwa penjualan kartu ini di tokonya sangat rendah. “Ekspektasi kami dari awal memang sudah rendah, tapi bisa kami konfirmasi secara langsung: hampir tidak ada yang membelinya,” tulis Lewin di Bluesky.

Namun, Daniel Ahmad, direktur riset dari Niko Partners, tidak sependapat bahwa Game-Key Card adalah penyebab utama lemahnya penjualan game pihak ketiga. Ia menulis di X, “Saya benci harus bilang ini, tapi kelompok yang menolak beli game jika versi fisiknya tidak sepenuhnya ada di dalam kartu hanyalah minoritas, dan lima tahun ke depan jumlahnya akan makin kecil.”

Meski penjualan awal game pihak ketiga di Switch 2 belum menggembirakan, para analis masih akan menantikan performa game-game baru di bulan-bulan dan tahun-tahun mendatang.

Kaca Pembesar HP

Kaca Pembesar HP
★★★★ 4 Stars

Produk inovatif.

Tonton drama di ponsel di layar lebih besar.

Kualitas hingga HD, harga murah meriah.

Cek Harga →

Holder Jepit HP

Holder Jepit HP
★★★★½ 4.5 Stars

Aksesoris tonton drama.

Jepitan kuat dan fleksibel, harga murah meriah.

Tangan tidak pegal pegang HP saat tonton drama. Cocok untuk nonton sambil tiduran.

Cek Harga →

Proyektor HP

Proyektor HP
★★★★½ 4.5 Stars

Proyektor HP untuk tonton drama di layar besar.

Kualitas HD lengkap dengan speaker. Harga terjangkau.

Cek Harga →

Bagikan

Tim suka menulis berbagai hal, dan menonton film, serial TV, drama atau sekedar menonton video lainnya di YouTube. Pada waktu senggang, Tim suka belajar membuat ramen.

Your email address will not be published. Required fields are marked *