LayarHijau.com – Dalam beberapa tahun terakhir, drama pendek di China semakin menjadi bentuk hiburan paling diminati. Ceritanya dramatis, durasinya singkat, dan konfliknya kuat, sehingga penonton langsung terhanyut. Popularitasnya bahkan meluas ke Amerika dan Korea, yang dalam dua tahun terakhir mulai mengikuti tren ini. Namun, bulan lalu, Badan Penyiaran China (China National Radio and Television Administration/广电局) mengumumkan akan menyusun “Peraturan Pengelolaan Micro Short Drama” (微短剧管理办法), yang menetapkan tiga aspek dalam drama pendek yang akan diawasi ketat, salah satunya adalah genre paling populer: kisah CEO dominan jatuh cinta.
Pengguna Drama Pendek di China Capai 696 Juta!
Popularitas drama pendek di China meningkat pesat, meski alurnya sering berlebihan dan klise. Justru kelebihan dramatis ini membuat penonton ketagihan. Genre-genre seperti perselingkuhan, balas dendam, kisah cinta keluarga kaya, dan hubungan terlarang antar saudara sangat digemari. Berdasarkan statistik pasar, pengguna drama pendek di China kini mencapai 696 juta orang, dengan nilai pasar tahunan pada tahun lalu menembus 50 miliar yuan, dan diperkirakan tahun ini akan terus meningkat.
Badan Penyiaran China Akan Mengatur Drama Pendek
Wakil Direktur Badan Penyiaran China, Han Dong, pada 25 September lalu melalui konferensi pers “High-quality Completion of 14th Five-Year Plan” menyatakan bahwa meski industri drama pendek berkembang pesat, ada sejumlah risiko yang perlu diperhatikan. Peraturan baru ini bertujuan mendorong pertumbuhan sehat sekaligus memastikan konten yang ditayangkan tetap sesuai prinsip realistis.
Tiga Aspek Drama Pendek yang Akan Diawasi
Alur Cerita yang Berlebihan
Drama pendek sering menampilkan cerita absurd demi menarik perhatian, misalnya seorang wanita melahirkan 99 anak untuk raja, atau miliarder 27 tahun menikah dengan ibu pembersih 45 tahun yang ternyata teman ayahnya. Dengan regulasi baru, banyak drama absurd semacam ini akan berisiko ditarik dari platform.
Karakter ‘CEO Dominan’
Tema CEO dominan telah lama populer, dengan tokoh kaya raya yang jatuh cinta pada wanita biasa saat sang wanita mengalami kesulitan hidup. Badan Penyiaran menilai alur semacam ini menekankan materialisme dan kekuasaan secara berlebihan. Peraturan baru meminta kreator menggambarkan tokoh pengusaha secara realistis dan menghindari glorifikasi perilaku “memanfaatkan status untuk menikahi wanita” atau “hidup tanpa usaha”.
Judul Drama yang Provokatif
Banyak drama pendek menggunakan judul bombastis untuk menarik penonton, misalnya “Ketika Aktris Hebat Menjadi Korban Cinta CEO” atau “Ibu Kaya, Dimanja oleh Seluruh Keluarga Bos”, padahal isi cerita tidak sesuai judul. Judul semacam ini juga akan diawasi agar lebih realistis dan tidak menyesatkan penonton.
Arah Baru Drama Pendek: Berkualitas, Populer, Internasional
Selain kontrol konten, Badan Penyiaran China mendorong drama pendek berkembang ke arah premium, populer, dan internasional. Kreator didukung untuk menghasilkan karya yang mengapresiasi perjuangan hidup, mencerminkan budaya zaman, dan mempromosikan pertukaran budaya, termasuk kolaborasi dengan aktor Korea. Beberapa drama pendek berkualitas yang diapresiasi, seperti “The Wind of Journey”, “Finding Home in Blossoms”, dan “Jin Yue An Sheng”, menjadi contoh inovasi tema dan produksi.
Reaksi Netizen
Pengumuman peraturan baru ini memicu protes netizen. Banyak yang menilai drama pendek justru populer karena tema dan ceritanya bebas. Beberapa komentar netizen antara lain:
“Kerja keras tidak diatur, tapi malah mengatur hal-hal yang nggak penting.”
“Drama pendek bakal mati kalau dikontrol.”
“Benar-benar kekuasaan tak terbatas, mau didik rakyat seenaknya.”
Meski begitu, Badan Penyiaran menegaskan bahwa peraturan ini bertujuan agar industri drama pendek tetap sehat dan inovatif, mendorong konten berkualitas, sekaligus tetap menarik bagi penonton di China maupun internasional.










