LayarHijau.com – Drama fantasi misteri Love on the Turquoise Land resmi tayang eksklusif di Tencent Video sejak 22 November dan langsung menarik perhatian penonton. Bukan hanya karena ceritanya yang penuh teka-teki, tetapi juga karena latar lokasi syutingnya yang kaya akan nuansa visual, terutama di wilayah Ningbo dan Xiangshan.
Drama ini memiliki keterkaitan kuat dengan Ningbo. Proses syuting dimulai pada Maret tahun lalu di Haishu, Ningbo, lalu berlanjut selama beberapa bulan di berbagai lokasi, termasuk Kawasan Wisata Pesisir Songlan Mountain, Xiangshan. Beragam lanskap kota, pantai, dan alam Ningbo dimanfaatkan untuk membangun dunia cerita yang sarat unsur fantasi dan legenda.
Love on the Turquoise Land diadaptasi dari novel populer karya Wei Yu, dengan Tian Li sebagai sutradara utama, serta He Tan dan Meng Yuan sebagai sutradara pendamping. Drama ini dibintangi oleh Dilraba Dilmurat dan Chen Xingxu sebagai pemeran utama, diproduksi oleh Tencent Video dan diproduksi bersama oleh Xian Gongfu Culture Media.
Mengusung latar organisasi rahasia di tengah masyarakat, drama ini mengisahkan Nie Jiuluo (Dilraba Dilmurat), seorang anggota pemburu Nanshan (Gunung Nan), dan Yan Tuo (Chen Xingxu), seorang pemuda generasi kedua dari keluarga kaya, yang terlibat dalam perlawanan melawan makhluk misterius bernama “Di Xiao” (Iblis Bumi). Hubungan keduanya berkembang dari saling berseberangan menjadi saling mengandalkan nyawa, melalui serangkaian petualangan penuh kejutan, hingga akhirnya bersama-sama melindungi cinta dan kedamaian.
Untuk menghadirkan kualitas visual setara film layar lebar, tim produksi Love on the Turquoise Land melakukan pengambilan gambar di lebih dari 200 lokasi di seluruh China. Kawasan Wisata Pesisir Songlan Mountain di Ningbo menjadi salah satu lokasi penting dalam drama ini.
Beberapa adegan kunci diambil di Xiangshan, termasuk area seperti Ningbo Songlanshan Coastal Tourist Resort. Lorong bergaya Eropa klasik dan teras yang menghadap laut menjadi latar penting dalam cerita, terutama dalam adegan restorasi patung burung hantu perunggu. Nuansa klasik yang megah tersebut berpadu dengan elemen era Republik China yang dihadirkan dalam drama.


Selain itu, Songlan Mountain Seaview Hotel juga muncul sebagai salah satu lokasi syuting, memanfaatkan pemandangan laut yang terbuka untuk memperkuat atmosfer misterius dan romantis cerita.

Menariknya, Xiangshan bukan hanya hadir lewat layar. Dilraba Dilmurat sendiri sempat membagikan foto malam hari di Pantai Nansha dan Dongsha, kawasan Songlan Mountain, melalui media sosialnya. Hal ini membuat lokasi tersebut semakin ramai dikunjungi penggemar yang ingin mengabadikan foto di tempat yang sama.


Bagi penonton yang ingin mengikuti jejak para pemain, Kawasan Wisata Pesisir Songlan Mountain terbuka untuk umum dan dapat diakses gratis. Lokasinya dapat ditempuh sekitar 1,5 jam perjalanan dengan mobil dari pusat kota Ningbo.

Untuk pengalaman yang lebih efisien, rute kunjungan yang direkomendasikan adalah Pantai Dongsha, Kafe Karang sebagai titik istirahat, Mercusuar Asian Sailing untuk adegan ikonik, dan Pantai Taiji Bay yang berkaitan dengan jalur misteri dalam cerita. Seluruh rute ini dapat diselesaikan dalam satu hari.
Seiring berjalannya penayangan episode terbaru, penonton tidak hanya mengikuti perkembangan cerita Love on the Turquoise Land, tetapi juga disuguhi panorama alam Ningbo dan Xiangshan yang terangkai dalam setiap adegan. Drama ini pun menjadi ajakan tersendiri bagi penonton untuk mengenali dan mengunjungi langsung lokasi-lokasi yang mereka lihat di layar.










