LayarHijau.com – Dugaan kasus tabrak lari yang menyeret nama aktris Jin Chen terus menjadi sorotan publik. Pada 30 Januari, pihak desa lokasi kejadian mengonfirmasi bahwa tembok rumah warga yang rusak akibat kecelakaan tersebut telah diganti rugi. Di sisi lain, kepolisian setempat menyatakan telah membentuk tim investigasi untuk mendalami dugaan pelarian dari lokasi kejadian serta isu asisten yang disebut menggantikan posisi pengemudi.
Sebelumnya, pada 29 Januari, Jin Chen dilaporkan diduga terlibat dalam sebuah kecelakaan lalu lintas dan meninggalkan lokasi kejadian. Ia juga disebut meminta asistennya, bermarga Xu, untuk menangani insiden tersebut atas namanya. Informasi ini memicu perbincangan luas di media sosial, bersamaan dengan beredarnya sebuah dokumen yang disebut sebagai Surat Penetapan Kecelakaan Lalu Lintas.
Berdasarkan informasi yang telah dipublikasikan sebelumnya, kecelakaan tersebut terjadi pada 16 Maret 2025 sekitar pukul 15.07 waktu setempat. Insiden berlangsung di sekitar halte bus Desa Lingxia, Kecamatan Huitang, Distrik Keqiao, Kota Shaoxing. Dalam surat penetapan kecelakaan yang beredar, disebutkan bahwa Xu mengemudikan sebuah mobil penumpang kecil dan menabrak papan peringatan akibat kurang waspada, sebelum kendaraan tersebut kembali menabrak tembok rumah warga. Akibat kejadian itu, kendaraan, papan peringatan, dan tembok rumah mengalami kerusakan, serta pengemudi dilaporkan mengalami luka.
China Blue News melaporkan bahwa kepolisian lalu lintas Shaoxing dari unit Conan telah mengonfirmasi bahwa Surat Penetapan Kecelakaan Lalu Lintas tersebut merupakan dokumen yang sah. Namun, terkait apakah Xu benar-benar bertindak sebagai pihak yang menggantikan Jin Chen, kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan lanjutan. Pihak Kepolisian Distrik Keqiao juga telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki rangkaian peristiwa ini secara menyeluruh.
Pada 30 Januari sore, wartawan Modern Express menghubungi pihak desa Lingxia, lokasi terjadinya kecelakaan. Seorang staf desa menyebutkan bahwa kejadian tersebut memang terjadi pada tahun lalu dan kerusakan yang terjadi adalah tembok rumah warga desa setempat. Ia menyatakan bahwa pihak terkait telah memberikan ganti rugi atas kerusakan tersebut, namun pihak desa tidak mengetahui detail kejadian secara lengkap.
Hingga berita ini diturunkan, Jin Chen maupun pihak manajemennya belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan tabrak lari tersebut maupun proses penyelidikan yang sedang berjalan. Kasus ini masih terus dipantau seiring investigasi kepolisian yang belum selesai.










