Transformasi Visual Dilraba Dilmurat Berambut Pendek Hingga Perubahan Judul Mandarin Drama Love Beyond the Grave

Timotius Ari
Disclosure: Situs ini mungkin berisi tautan afiliasi, yang berarti kami bisa mendapatkan komisi jika kalian mengklik tautan tersebut dan melakukan pembelian. Kami hanya merekomendasikan produk atau layanan yang kami yakin bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih atas dukungan kalian!
Dukung Kami
- Advertisement -

LayarHijau.com – Aktris papan atas Tiongkok, Dilraba Dilmurat, terus membuktikan posisinya sebagai ikon mode dan hiburan, tidak hanya melalui proyek drama terbarunya, tetapi juga eksplorasi gaya visual yang berani.

Dilraba baru-baru ini berhasil mengguncang media sosial setelah tampil sebagai model sampul majalah, memamerkan transformasi gaya rambut yang signifikan. Biasanya dikenal dengan rambut panjang lurus yang anggun, ia mengejutkan penggemar dengan gaya rambut super pendek.

- Advertisement -

Penampilan yang ceria dan menggemaskan tersebut menuai pujian luas. Fleksibilitas wajah Dilraba yang dinilai sangat proporsional membuktikan kemampuannya menguasai spektrum gaya yang luas, mulai dari persona elegan abadi hingga tampilan modern yang kasual.

Fleksibilitas visual ini pun sejalan dengan karakter yang ia bawakan dalam drama fantasi romantis terbarunya, Love Beyond the Grave.

- Advertisement -

Drama yang diadaptasi dari novel populer Bai Ri Ti Deng (白日提燈) ini dibintangi Dilraba sebagai He Simu, pemimpin roh abadi yang telah hidup selama 400 tahun. Ia dipasangkan dengan aktor berbakat Chen Feiyu yang memerankan Duan Xu, seorang jenderal muda dari dunia manusia. Kisah mereka berpusat pada keterikatan takdir yang mistis. Keduanya terpaksa berbagi panca indera, menjembatani jurang antara dunia roh (Guixu) dan dunia manusia.

Sebelum dikenal secara internasional dengan judul Love Beyond the Grave, serial ini sempat mengalami krisis identitas judul. Selama masa produksi, drama tersebut menggunakan judul sementara Mu Xu Ci.

Namun, pergantian nama itu segera menuai kritik dari penggemar dan penonton potensial. Karakter ‘Xu’ dianggap sulit diucapkan dan judulnya dinilai kurang familiar dibandingkan judul novel aslinya. Secara etimologi, Mu Xu Ci memang memiliki makna romantis personal, melambangkan ‘Kisah tentang Mu dan Xu’, merujuk pada He Simu dan Duan Xu.

Tim produksi akhirnya mengambil langkah strategis yang cerdas: kembali menggunakan judul asli novel, Bai Ri Ti Deng (白日提燈). Judul ini, yang secara harfiah berarti ‘Membawa Lentera di Siang Hari’, jauh lebih kuat secara filosofis dan naratif. Judul ini menekankan identitas He Simu sebagai makhluk dunia bawah (roh) yang harus menggunakan ‘lentera’ agar dapat eksis di ‘siang hari’ (dunia manusia).

Keputusan ini terbukti berdampak fantastis pada promosi dan antisipasi publik. Hanya dalam satu hari setelah pengumuman perubahan judul, penayangan topik diskusi drama di media sosial melonjak hingga 1,57 miliar.

Keberhasilan ini tidak berhenti di situ. Dalam 48 jam, jumlah penayangan topik terkait telah melampaui 2,7 miliar, menjadikannya salah satu drama Tiongkok yang paling ditunggu tahun ini.

- Advertisement -

Antisipasi ini diperkuat oleh kehadiran Dilraba dan para pemain lainnya di acara varietas untuk mempromosikan serial tersebut, menjelang perkiraan penayangan perdananya.

Di Indonesia, Love Beyond the Grave dijadwalkan akan tayang secara global melalui platform streaming WeTV Indonesia dan Tencent Video. Drama ini diprediksi menjadi tontonan fantasi terpenting menjelang perilisan penuhnya yang dinantikan, yang diperkirakan terjadi pada tahun 2026.

Preorder Novel Hidden Love & The First Frost
Preorder Novel Hidden Love dan The First Frost Bahasa Indonesia sudah dibuka
- Advertisement -
Share This Article
Subscribe
Notify of
guest

0 Komentar
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments